Prasetya Online

>

UB News

FK UB Lantik 13 Dokter Spesialis

Print version PDF version RTF version
Submit by oky_dian on February 04, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 577

Dekan FK UB Saat Melantik Dokter Spesialis
Dekan FK UB Saat Melantik Dokter Spesialis
Tantangan dunia kedokteran kedepan akan semakin kompleks, tuntutan peningkatan  kualitas pelayanan kesehatan,kesadaran hidup sehat masyarakat yang semakin tinggi, dan globalisasi kesehatan merupakan beberapa tantangan dalam dunia medis. Untuk itu usaha yang terus-menerus  dalam peningkatan ilmu pengetahuan merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Salah satu bentuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan  yakni pemerataan pelayanan dokter spesialis di Indonesia yang merupakan program dari pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan bangsa. Hal tersebut dipaparkan dr. Sadi Hariono,MMRS selaku Ketua Ikatan Alumni Komisariat FKUB pada saat menyampaikan sambutanya dalam pelantikan dokter spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB).

Pelantikan dokter spesialis tersebut dilaksanakan di Auditorium Gedung Pusat Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Jumat (1/2/2019). FKUB berhasil melantik 13 dokter spesialis bidang radiologi, ilmu kesehatan mata, dan neurologi.

Beberapa dokter spesialis yang telah dilantik, antaralain dr.Saiful Anam,SpRad; dr. Irma Cholidah, SpM; dr. Irma Selekta Vera,SpM; dr Marsha Dechastra Chairissy, SpM; dr. Ayu Puspitasari, SpM; dr. Vatien Rahmawati, SpM; dr. Tina SpM; dr. Lisanti Romadona, SpM; dr. Dessira Rizka Tri Ariany, SpM; dr. Zaltonys Tolombot,SpM; dr. Devina Nugroh, SpN; dr. Catur Wulandari,SpN; dr. Muhammad Ghalvan Sahidu, SpN.

Turut hadir dalam pelantikan, Dr.dr. Sri Andarini, M.Kes selaku Dekan FKUB, dr. Sadi Hariono,MMRS Ketua Ikatan Alumni Komisariat FKUB, serta Dr.dr.M.Bachtiar Budianto,SpB (K) Onk selaku Wakil Direktur RSSA.

Dalam sambutannya Sri Andarini menyampaikan sebagai generasi yang ada di era revolusi industri 4.0 kita harus memiliki inovasi yang dapat membawa nama baik FKUB maupun Indonesia. Salah satu contohnya yaitu sepeda difable karya dokter spesialis anak FKUB, hal tersebut merupakan terobosan baru yang bagus dan perlu dikembangkan. " Maka dari itu, kami berharap alumni dari dokter spesialis ini dapat berkiprah ditingkat nasional maupun internasional dan lakukan pengabdian masyarakat yang berbasis inovasi. Selain itu jadilah dokter yang amanah, tulus ikhlas dalam melayani pasien, dan bekerjalah dengan hati" ujarnya.

Sri Andarini juga berpesan dengan prestasi yang telah diraih UB saat ini, yaitu peringkat 1 dalam hal peminat bidang saintek dan peringkat 2 oleh Kemenristekdikti dalam bidang prestasi mahasiswa. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan kritik maupun saran dari para alumni (Vida/Humas UB)

 

Comments

Send your comment

Use ID