Prasetya Online

>

UB News

PT. Suntory Garuda Beverage Jajaki Kerjasama dengan FTP UB

Print version PDF version RTF version
Submit by prasetyaftp on August 09, 2018 | Comment(s) : 0 | View : 388

PT. Suntory Garuda Beverage Jajaki Kerjasama dengan FTP UB
PT. Suntory Garuda Beverage Jajaki Kerjasama dengan FTP UB
PT. Suntory Garuda Beverage jajaki kerjasama dengan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) dalam bidang pengembangan porang. Penjajakan kerjasama dilakukan dengan kunjungan tim Suntory Garuda Beverage ke FTP UB, Jumat (03/08/2018).

Head of Procurement PT. Suntory Garuda Beverage, Yudi yang pada saat kunjungan didampingi oleh Head of R&D Andy Murphy menjelaskan bahwa pihaknya telah banyak membaca artikel mengenai penelitian porang oleh Prof. Simon Bambang Widjanarko dari FTP UB dalam Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) sehingga tertarik mengembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan perusahaan sebagai pengganti import. 

Prof. Simon sendiri dalam paparannya ketika menerima kunjungan Suntory Garuda Beverage menjelaskan bahwa porang masih belum banyak dibudidayakan oleh masyarakat sehingga pasar kebutuhan ndustri masih terbuka lebar. Selain itu, porang yang merupakan serat alami banyak mengandung vitamin A dan B yang lebih tinggi daripada kentang. Kandungan glucomanan dalam porang juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena mampu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan memperlambat pengosongan perut serta mempercepat rasa kenyang. Glukomannan dalam porang juga dapat bersifat sebagai pengental serta mampu membetuk gel dalam air.

"PT.Suntory Garuda Beverage (SGB) merupakan produsen minuman jelly drink yang sudah 14 tahun berjalan dengan menggunakan bahan baku Konjac Glukomanan (KGM) yang diimpor dari China bagi enam buah pabrik mereka. Dalam kunjungannya, SGB menawarkan Prof Simon untuk mensupply konjac Glumomanan berapapun produksinya. Kunjungan ini juga sekaligus menyepakati kecocokan standar kualitas tepung  porang murni produksi Pilot Plant FTP UB, dengan standar tepung KGM yang selama ini di gunakan PT SGB," demikian ujar Prof. Simon yang juga guru besar FTP UB. 

PT SGB juga meminta kesediaan Prof Simon untuk berkunjung ke kantor pusat PT SGB sebagai konsultan prosessing Jelly drink, dimana dept R&D ingin belajar banyak tentang porang walaupun PT SGB pun sudah berpengalaman tentang konjac. DI PT SGB pun, khususnya bagian R&D ada beberapa alumni FTP UB yang merupakan mahasiswa Prof. Simon. 

Selain itu, PT SGB juga mendukung penuh dalam hal finansial untuk penyediaan bahan baku umbi yang harganya sangat fluktuatif dan juga etanol. Sehingga supply tepung porang dari pilot plant UB bisa kontinyu antara 1 - 20 ton per bulan, karena PT SGB secara bertahap akan menghentikan impor dari China akibat peraturan Disperindag yang baru.

Dalam waktu dekat disepakati Pilot Plant FTP UB yang sebagian mesin-mesin yang ada didanai oleh PPUPIK tahun 2018, untuk mensupply 1 ton per bulan ke PT. SGB Jakarta sesuai dengan kapasitas pabrik yang ada sekarang. Ke depannya akan ditingkatkan kapasitas produksinya sehingga PT. SGB berharap pabrik mini di UB mampu mensupply 20 ton tepung porang per bulan. Kedua hal tersebut yang menjadi inti maksud dan tujuan kunjungan PT SGB ke UB. (dse/Humas UB)

Comments

Send your comment

Use ID