Prasetya Online

>

UB News

Kongres I INNS Digelar di UB

Print version PDF version RTF version
Submit by oky_dian on September 06, 2017 | Comment(s) : 0 | View : 146

Kongres I INNS
Kongres I INNS
Kongres I Indonesia Nutrigenomic s Nutrigenetics Society (INNS) digelar di Guest House UB bersamaan dengan4th International Conferene on Advanced Molecular Bioscience and Biomedical Engineering (ICAMBBE), Rabu (6/9/2017).

Kongres tersebut sekaligus mengukuhkan Direktur Biosains UB Prof Fatchiyah Fatah sebagai ketua INNS.

Prof Fatchiyah mengatakan bahwa awal terbentuknya INNS berawal dari Workshop di Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

"Orang Indonesia kan sering diundang sebagai ahli nutrisi yang mengokntrol gen-gen penyakit metabolik. Kami juga dituntut sebagai masyarakat kenapa tidak membuat asosiasi sendiri sehingga bisa berkolaborasi dengan seluruh dunia dan memaparkan hasilnya,"katanya.

INNS dibentuk untuk mengakomodasi potensi komoditi lokal yang mempunyai dampak positif terhadap kesehatan. Beberapa komoditi tersebut antara lain adalah susu kambing etawa, porang, beras hitam dari NTT, teh rolas, dan daun kelor.

"Kami sudah punya data valid dan diakui dunia bahwa dengan menggunakan makanan lokal Indonesia seperti  beras hitam sangat mujarab untuk obesitas, teh rolas bagus banget untuk mengontrol obesitas. Dengan rutin minum teh rolas  meskipun dia postif terkena Diabetes Melitus dia tidak akan mengalami kegemukan dan komplikasi dan gula darahnya normal-normal saja. Sementara daun kelor kalau diminum secara rutin oleh penderita diabet mereka tidak akan memerlukan obat. Oleh karena itu, kenapa banyak orang bertanya jika orang Indonesia anti obat tapi bisa terkontrol dengan baik dan jika sakit tidak sampai memburuk,"katanya.

Ditambahkannya bahwa society ini nantinya akan terbagi kedalam beberapa divisi seperti bagian pendidikan pada masyarakat dan hubungan ke perusahaan dan petani.

"Nantinya kita akan mengembangkan produk-produk yang sudah diformulasikan sehingga orang yang terkena Diabet Melitus tidak perlu bingung berapa jumlah takarannya dan orang yang normal bisa mengkonsumsi sesuai dengan porsinya,"katanya.

Dia juga menyarankan bagi orang yang normal seharusnya mengkonsumsi makanan sesuai porsinya, menurut riset yang telah dilakukan, jika orang normal mengkonsumsi makanan bagi penderita Diabetes justru  akan menyebabkan gangguan pada metabolisme yang dikhawatirkan dan memberi nutrisi bagi penyakit lain. [Oky Dian/Humas UB]

 

Comments

Send your comment

Use ID