Prasetya Online

>

UB News

Simulasi Perkuliahan untuk Calon Mahasiswa Disabilitas UB

Print version PDF version RTF version
Submit by ireneparamita on July 17, 2017 | Comment(s) : 0 | View : 590

Simulasi Perkuliahan untuk Calon Mahasiswa Disabilitas UB
Simulasi Perkuliahan untuk Calon Mahasiswa Disabilitas UB
Sebanyak 59 peserta Seleksi Program Khusus Penyandang Disabilitas (SPKPD) Universitas Brawijaya (UB) mengikuti simulasi perkuliahan, Senin (17/7/2017). Simulasi perkuliahan merupakan salah satu rangkaian tes SPKPD yang bertujuan untuk melihat kemampuan dan kesiapan mereka mengikuti proses pembelajaran.

Ketua SPKPD UB 2017 Rachmad Gustomy, S.IP, M.IP menyampaikan, dalam simulasi perkuliahan, mahasiswa diberikan materi dasar yaitu Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam satu hari. Mereka dikenalkan dengan dunia kuliah seperti mengerjakan tugas, kerja kelompok, diskusi, dan presentasi.

Setelah menjalani simulasi perkuliahan, mereka akan mengikuti Psikotes dan Tes Kesehatan (Selasa, 18/7/2017), serta Tes Wawancara untuk peserta dan orang tua (Rabu-Kamis, 19-20/7/2017). Dalam tes wawancara juga melibatkan Program Studi pilihan untuk melihat kecocokan antara minat dan kemampuan serta program studi yang dipilih.

Disampaikan Gustomy, jumlah peminat SPKPD UB selalu meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu terdapat 44 pendaftar, sedangkan tahun ini 69 peminat, namun hanya 59 yang lolos seleksi administrasi. Dari 59 peserta tersebut, Gustomy tidak mematok berapa peserta yang nantinya akan diterima di jalur SPKPD.

"Melalui rangkaian tes seleksi, akan kami pertimbangkan siapa yang berpotensi untuk mengikuti proses pembelajaran sampai menyelesaikan kuliah, tentunya disesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki kampus seperti fasilitas untuk mahasiswa difabel, serta jumlah pendamping/volunteer," papar Dosen FISIP UB ini.

Program Studi yang paling banyak diminati untuk SPKPD tahun 2017 ini yaitu Vokasi. Sedangkan jenis disabilitas yang paling banyak yaitu tuna rungu (30 orang) dan tuna daksa (8 orang). Sisanya terdiri dari tuna netra, Autisme, Cerebral Palsy, dan Slow Learner. [Irene]

 

Related Article

Comments

Send your comment

Use ID