Prasetya Online

>

Berita UB

Yatimul: Hampir 98% Konten Internet di Indonesia Negatif

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafisip pada 20 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 600

Seminar Menggagas Kampanye Multikulturalisme di Indonesia
Seminar Menggagas Kampanye Multikulturalisme di Indonesia
"Berita hoax itu tidak ada, karena berita itu pasti fakta, yang ada itu informasi hoax," ungkap Yatimul Ainun, Pemimpin Redaksi Times Indonesia menegaskan. Hal itu ditekankan Yatimul pada seminar dengan tema "Menggagas Kampanye Multikulturalisme di Indonesia" di Auditorium Nuswantara gedung B lantai 7 pada Kamis (22/11/2018). Menurutnya, hal itu perlu ditegaskan karena saat ini banyak yang salah dalam menggunakan istilah hoax.

Pada seminar yang diselenggarakan oleh Prodi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya tersebut, Yatimul juga membahas tentang penggunaan internet di Indonesia yang sangat  besar. Pada tahun 2017, e-Marketer memperkirakan pengguna internet di Indonesia akan mencapai 112 juta, mengalahkan Jepang di Peringkat 5. Namun, lanjutnya, tidak semua konten di dalamnya itu positif. "Secara Global, Indonesia dilihat dari dunia maya hampir 98% itu negatif karena mayoritas media mainstream apalagi media sosial tidak ada yang positif," ungkapnya.

Yatimul menyayangkan bahwa konten-konten di dunia maya  tidak didominasi oleh informasi positif, melainkan hanya  konten yang bombastis, kontroversional, kriminal, sensasional, disinformasi, atau missinformasi.

Tidak hanya Yatimul, seminar tersebut juga dihadiri oleh pembicara lain, yaitu Alam Amrullah (Bawaslu Malang), Denny Bachtiar (KPU Malang), dan Bambang Dwi Prasetyo (KPS S3 Sosiologi FISIP UB). [02/Fariza/Humas FISIP/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID