Prasetya Online

>

Berita UB

Workshop CNKI: Tak Perlu ke China untuk Menuntut Ilmu

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ihwan.hariyanto pada 08 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 855

Workshop CNKI
Workshop CNKI
Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China, istilah itu seringkali kita dengar untuk memotivasi setiap orang untuk giat belajar. Untuk itulah Perpustakaan UB sebagai jantung universitas berusaha memberikan kemudahan para civitas akademika UB untuk mendapatkan ilmu dari berbagai penjuru dunia, termasuk China.  Kini civitas akademika UB tak perlu pergi jauh-jauh ke negeri China karena Perpustakaan UB telah melanggan e-journal dan e-book karya para ilmuwan China yang terkumpul di CNKI yaitu China National Knowledge Infrastructure.

Agar e-journal dan e-book CNKI bisa dimanfaatkan dengan maksimal maka Perpustakaan UB mengadakan Workshop CNKI pada 25 April 2019. Yang menjadi pemateri dalam workshop ini adalah Marissa Gu, Manager CNKI for Southeast Asia. Workshop yang diperuntukkan bagi para dosen dan mahasiswa yang membutuhkan jurnal internasional ini diadakan di Ruang Pertemuan 1 Perpustakaan Universitas Brawijaya.

Proyek CNKI pertama kali diluncurkan pada tahun 1996 oleh Tsinghua University dan Tsinghua Tongfang Company. Database pertama adalah China Academic Journals Full-text Database (versi CD), yang menjadi populer di China dengan cepat, terutama di perpustakaan akademis. Kemudian pada tahun 1999, CNKI mulai mengembangkan database online. Hingga saat ini, CNKI telah membangun Sistem Sumber Pengetahuan Terpadu China yang komprehensif, termasuk jurnal, disertasi doktoral, tesis master, prosiding, surat kabar, buku tahunan, buku catatan tahunan, ebooks, paten, standar dan sebagainya.

CNKI juga telah mendirikan 10 pusat layanan yang tersebar di Beijing, Amerika Utara, Jepang, Korea Utara, Taiwan dan Hong Kong. Jurnal CNKI  banyak digunakan oleh universitas, lembaga penelitian, pemerintah, perusahaan, rumah sakit dan perpustakaan umum di seluruh dunia. Perpustakaan UB sendiri saat ini baru mencoba trial jurnal dari CNKI selama setahun. Apakah selanjutnya Perpustakaan UB akan melanggan jurnal CNKI? Tentu saja banyak aspek yang menjadi pertimbangan, salah satunya adalah apakah jurnal CNKI banyak dimanfaatkan oleh civitas akademika UB.[Ihwan/Humas UB]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID