Prasetya Online

>

Berita UB

WR III UB Lepas Apatte 62 Brawijaya Team

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 24 Februari 2015 | Komentar : 0 | Dilihat : 5482

WR III UB Lepas Apatte 62 Brawijaya Team
WR III UB Lepas Apatte 62 Brawijaya Team
Wakil Rektor III Universitas Brawijaya (WR III UB) Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno, MS melepas Apatte 62 Brawijaya Team di lantai 6 Gedung Kantor Pusat UB, Selasa (24/2).

Apatte 62 Brawijaya team yang terdiri dari Fauzie Ahmad, R Noograha Dwipa, Aji Biantoro, Dharmawan Rizky Yahrial, Hendi Priyo, Jefri Yurishanto, dan Yosii Limekas kembali akan mengikuti kompetisi Shell Eco Marathon 2015 di Filipina selama empat hari (26/2-1/3).

Dalam kompetisi tersebut kontingen yang terdiri dari tujuh tim akan bertanding dengan kompetitor lain dari seluruh negara di Asia.

"Kami benar-benar mempersiapkan semuanya dalam kompetisi kali ini. Target kami bisa meraih posisi tiga besar," kata Fauzie Ahmad.

Persiapan yang dilakukan oleh Tim Apatte antara lain adalah meningkatkan efisiensi dari 171 km/kwh menjadi 320 km/kwh.

"Belajar dari kompetisi Energy Marathon Challengge (IEMC) 2014 di sirkuit Kenjeran Surabaya 16-19 Oktober, kami bisa mendapatkan juara dua dengan menggunakan efisiensi jarak tempuh mencapai 214 km/kwh," kata Fauzie.

Sementara itu, WR III UB mengatakan bahwa prototype mobil Apatte rencana kedepannya akan diterapkan sebagai mobil kampus.

"Saya berharap adek-adek mahasiswa tidak hanya berhenti dalam menciptakan prototype saja. Akan tetapi kedepan bisa benar-benar dikembangkan seperti city car untuk lalu lintas di UB. Hal ini bisa mengurangi kemacetan dan menambah kerapian jalan di lingkungan UB," kata Arief Prajitno.

Menanggapi hal tersebut, Pembantu Dekan III FT UB Dr. Slamet Wahyudi, ST, MT mengatakan bahwa untuk menjadi kendaraan yang layak pakai masih diperlukan eksperimen panjang. Kendala yang dihadapi saat ini adalah baterai yang terlampau mahal karena masih diimpor dari negara lain.

"Ke depannya kami rencananya akan membuat baterai buatan mahasiswa UB sendiri. Maka dari itu perlu kerjasama riset dengan teknik kimia," katanya. [Oky/denok]

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID