Prasetya Online

>

Berita UB

WR II UB: Setinggi Tingginya Perempuan Tetap Harus Hormati Suami

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 21 April 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 703

Inspiring Womanpreneur Competition
Inspiring Womanpreneur Competition
Dalam peringatan hari Kartini Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Universitas Brawijaya (UB) Dr. Sihabudin, SH, MH berpesan kepada setiap wanita untuk tetap tunduk kepada suami. Dia mengatakan setinggi-tingginya kedudukan dan penghasilan seorang istri, dia masih harus tetap menghormati dan menghargai suaminya.

"Kalau menjadi seorang pebisnis besar jangan sampai melupakan anak dan suami. Meskipun kedudukan dan pendapatan yang didapat lebih tinggi dibandingkan suami, kedudukan di rumah tangga tetap dibawah suami," kata Sihabudin dihadapan peserta Inspiring Womanpreneur Competition, Jumat (21/4/2017).

Sihabudin menambahkan meskipun wanita juga merupakan pemimpin rumah tangga yang mengatur keuangan dan kehidupan, dia harus bisa menjaga kelanggengan rumah tangganya dengan patuh kepada suami.

Sementara itu, Founder Woman Preneur Community Irma Sustika mengatakan sekitar 60 hingga 70 persen pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah perempuan. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa perempuan adalah roda penggerak ekonomi masyarakat.

Dia juga berharap setiap perempuan mempunyai sebuah kekuataan impian untuk mengangkat diri melalui sebuah usaha yang menghasilkan produk-produk unggulan.

Usaha yang dirintis tidak hanya sekedar berjualan namun membutuhkan strategi penjualan.

"Produk sebagus apapun kalau tidak bisa dijual namanya sampah," kata Irma.

Womenpreneur Community menjadi sebuah wadah perempuan Indonesia untuk berani mengangkat diri melalui sebuah wirausaha yang dijalankan dan dikelola dengan tepat dan benar. [Oky Dian/Humas UB]

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID