Prasetya Online

>

Berita UB

Vakum Dua Tahun, UB Kampus III Kediri Kini Aktif Kembali

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 03 September 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 2705

Prof. Dr. Ir. Harijono, M.App.Sc
Prof. Dr. Ir. Harijono, M.App.Sc
Sekitar 322 mahasiswa baru terdaftar di Universitas Brawijaya (UB) kampus III di Kediri. Mereka mengisi 11 program studi pada tujuh fakultas yakni Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Komputer serta Fakultas Peternakan.

Penerimaan mahasiswa di UB Kampus III Kediri mulai dilakukan pada 2016 ini setelah vakum selama dua tahun. Penanggungjawab UB Kampus III Kediri Prof. Dr. Ir. Harijono, M.App.Sc menyampaikan bahwa penerimaan kali ini didasarkan adanya tren kenaikan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun, dimana penerimaan tahun ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, pihaknya melihat keseriusan Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung keberadaan UB di Kota Tahu tersebut.

Komitmen Pemerintah Kota Kediri, menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian ini bisa dilihat dari beberapa hal. Diantaranya adalah skema baru sarana prasarana kampus berupa tanah yang akan disediakan oleh Pemerintah Kota Kediri seluas 20 hektar di Mrican.

Komitmen lainnya adalah alokasi anggaran untuk pembangunan gedung pertama yang peletakan batu pertamanya telah dilakukan pada Agustus 2016. Akhir tahun yang sama, diperkirakan gedung tiga lantai dengan 14 ruang kuliah, perpustakaan, ruang pengelola, ruang pimpinan, dan administrasi sudah bisa dioperasikan. "Rancangan gedung dan masterplan yang dibuat UB untuk selanjutnya akan dilimpahkan kepada Pemerintah Kota Kediri," kata Harijono.

Aktivitas UB Kampus III Kediri saat ini memanfaatkan gedung yang dipinjampakaikan Pemerintah Kota Kediri yakni gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang merupakan bagian dari kompleks perkantoran Pemkot Kediri. Aktivitas perkuliahan pada tahun akademik 2017/2018 diperkirakan Harijono sudah berada di gedung baru.

Dalam hal aktivitas belajar mengajar, UB Kampus III Kediri memanfaatkan teknologi informasi melalui teleconference dengan sistem modul pembelajaran dengan UB Kampus Malang. "Saat ini pemanfaatan teleconference masih hanya sekitar 5% karena terbatasnya sarana prasarana seperti bandwidth," ungkap Harijono. Secara bertahap modul pembelajaran dengan teleconference ini akan ditingkatkan maksimal hingga 50%.

Selain itu, program studi yang mata kuliahnya ada praktikum juga masih harus ke Malang. "UB Kampus Kediri masih belum bisa investasi sarana laboratorium sehingga masih harus ke Malang," kata dia. [denok/Humas UB]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID