Prasetya Online

>

Berita UB

Ujian Terbuka Disertasi Estri Laras 

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2288

Ir. Estri Laras Arumingtyas MScSt
Ir. Estri Laras Arumingtyas MScSt
Program Pascasarjana, Senin 16/1, mengadakan ujian terbuka disertasi program doktor ilmu pertanian bagi Ir. Estri Laras Arumingtyas MScSt, dosen biologi Fakultas MIPA Unibraw. Dalam ujian tersebut disertasi yang dipertahankan berjudul "Induksi Mutasi Mutagen Ethyl Methane Sulfonate (EMS) untuk Menghasilkan Percabangan pada Kenaf (Hibiscus cannabinus L)" Bertindak selaku promotor Dr. Ir. Nur Basuki, dan Dr. Ir. Sudjindro MS serta Prof. Sutiman Bambang Sumitro SU DSc selaku kopromotor. Sedangkan penguji terdiri dari Dr. Ir. Adji Sastrosupadi MS APU, Dr. Ir. Lita Sutopo, Dr. Ir. Retno Mastuti MAgrSc dan Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima (penguji dari Universitas Negeri Malang).
Dalam disertasinya, dikemukakan, tanaman kenaf (Hibiscus cannabinus L.) menghasilkan serat batang dan biji yang dapat digunakan sebagai pengganti fiberglass, minyak pelumas, sabun, cat, ataupun kertas. Peluang untuk membudidayakan kenaf di Indonesia sangatlah besar mengingat keterbatasan penyediaan benih/biji kenaf karena masih rendahnya produktivitas benih (500-700 kg biji/ha). Berangkat dari ketertarikan untuk menghasilkan varietas terbaik, Estri Laras Arumingtyas menggunakan mutagen kimia Ethyl Methane Sulfonate (EMS) untuk menghasilkan kenaf yang mampu bercabang banyak.
Dalam penelitiannya, Estri Laras melakukan empat percobaan yaitu induksi mutasi dengan EMS dan pengamatan morfologi mutan, identifikasi pola pewarisan sifat bercabang, identifikasi molekuler mutan bercabang dengan RFLP, RAPD, PCR dan sekuensing serta identifikasi gen DNA photolyase.Dari hasil penelitian Estri Laras, diketahui bahwa EMS terbukti mampu menginduksi terjadinya mutan bercabang. Namun akibat induksi EMS pada kenaf yang diamati, telah terjadi kegagalan repair, yang menurut Estri Laras kemungkinan disebabkan karena perubahan gen photolyase menjadi cryptochrome.
Menurut Estri Laras, diperlukan konfirmasi lebih jauh untuk untuk memastikan pola pewarisan sifat bercabang kenaf dengan memperbesar contoh dan mengikuti pewarisan sifat bercabang pada generasi ketiga.
Dalam yudisium, Estri Laras dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar doktor dengan predikat sangat memuaskan, indeks prestasi kumulatif 3,83. Dr Ir Estri Laras Arumingtyas MScSt adalah insinyur pertanian dari Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (1987), sementara gelar master dalam ilmu tanaman diperoleh dari Faculty of Science University of Tasmania, Australia (1992). Beberapa pendidikan tambahan juga dilakukan oleh perempuan kelahiran Trenggalek 42 tahun silam, di antaranya adalah Basic Science Bridging Program, ITB-IDP Australia (1989), dan Short Course on Using PCR di Tohoku University Sendai Jepang (2003). Dr. Estri Laras mengabdikan diri sebagai dosen pada Jurusan Bilogi FMIPA Unibraw sejak 1988. [nik]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID