Prasetya Online

>

Berita UB

UB dan XL Jalin Kerjasama Di Bidang IOT

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 16 November 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 414

Rektor berfoto bersama perwakilan XL
Rektor berfoto bersama perwakilan XL
Universitas Brawijaya dan PT XL Axiata, Tbk menjalin kerjasama implementasi IOT (Internet Of Things) dalam bentuk laboratorium Bersama. Penandatangan nota kerjasama dilakukan di XL Axiata Tower Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Inisiator MoU Hadi Suyono, S.T.,M.T.,Ph.D mengatakan kerjasama dilakukan dibidang IoT mengingat saat ini dunia sedang memasuki revolusi  industri ke 4 yang merubah mind set atau perilaku dari industri secara umum ke arah otomatisasi berbasis internet.

Salah satu bentuk pengimplementasian kerjasama adalah dengan standarisasi modul. Modul yang dimaksud adalah modul peralatan, yang bisa dipergunakan untuk pendidikan dan workshop. Modul tersebut dapat digunakan tidak hanya untuk pengetahuan mahasiswa tapi juga skill mahasiswa. Sedangkan workshop yang diadakan nantinya tidak hanya untuk mahasiswa saja tetapi dapat digunakan oleh khalayak atau masyarakat umum.

"Nantinya mereka datang ke tempat kami dan akan melakukan workshop, dan akan kami buat sertifikasi," kata Hadi.

Bentuk penerapan kerjasama yang lain adalah projek-projek yang sifatnya customize atau sesuai keperluan dari user yang sifatnya lebih spesifik.

"Jadi kita akan membuat teknologi/peralatan yang basisnya IOT sesuai kebutuhan dari user atau disebut usecase. XL mempunyai banyak proyek yang akan dibuat. UB sebagai partner akan membantu memberikan solusi terhadap proyek yang diciptakan oleh mereka," katanya.

Implementasi IoT sesuai keperluan customer itu misalnya UB mengusulkan bagaimana membuat alat untuk memonitoring hutan yang berdasarkan internet. Contoh yang lain adalah beberapa waktu lalu Dycode bekerjasama dengan XL membuat sebuat alat untuk memonitor sapi impor. Jadi bagaimana cara memonitoring keadaan sapi tersebut, dari berat sapi, apakah sehat, sedang sakit atau stress .

Dosen jurusan teknik elektro tersebut berharap kedepan dari kerjasama ini bisa mewujudkan sebuah laboratorium. Tidak hanya laboratorium untuk riset saja melainkan dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan XL.

"Jadi dari kebutuhannya XL kami bisa memberi solusi atau sebaliknya, kemudian dari kerjasama ini dapat meningkatkan skill dari mahasiswa melalui workshop yang kita punya karena ini adalah bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Sehingga internalnya dapat meningkat, memenuhi kebutuhan civitas akademika, dan juga dari riset-riset yang kami kembangkan," kata Hadi. [Oky Dian/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID