Prasetya Online

>

Berita UB

UB Tuan Rumah POMDA Jatim Cabang Karate dan Bulu Tangkis

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh vicky.nurw pada 25 Juni 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 242

Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani Ar MS membuka acara POMDA cabang bulu tangkis dan karate
Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani Ar MS membuka acara POMDA cabang bulu tangkis dan karate
Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah atau POMDA tingkat Jawa Timur kembali digelar. Ajang ini sekaligus sebagai mencari atlet kontingen yang akan berlaga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional mendatang. Tahun ini, Universitas Brawijaya berkesempatan menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga Karate dan Bulu Tangkis yang diselenggarakan pada 24 Juni hingga 30 Juni mendatang. Dua cabang olahraga tersebut diikuti 162 atlet dari 19 perguruan tinggi se-Jawa Timur. 19 PTN/PTS yang turut hadir sebagai perserta terdiri dari : UM, UNESA, Ganesha Malang, ITS, UNEJ, Politeknik Negeri Jember, Universitas Kanjuruhan, Universitas Hangtuah Surabaya, UNITRI, UPN Veteran Surabaya, UNAIR, Universitas 17 Agustus, Universitas Abdurrahman Saleh Situbondo, PGRI Ronggolawe Tuban, STIE Mandala Jember, PGRI Adi Buana Surabaya, Politeknik Negeri Malang, UMM dan UB. Untuk Cabang Karate sendiri dilaksanakan di Samantha Krida, sedangkan gedung Gor Pertamina UB digunakan untuk cabang Bulu Tangkis.

Kontingen perserta POMDA Cabang Bulu Tangkis dan Karate
Kontingen perserta POMDA Cabang Bulu Tangkis dan Karate
Dalam sambutannya, Sekretaris Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI), Dra. Sulistyorini, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Malang. POMDA dan SELEKDA juga dilaksanakan di Surabaya, Jember, Kediri, Madiun dan Bangkalan dan terdiri dari 22 cabang olahraga. Melalui ajang ini, ia berharap dapat menjaring atlet berprestasi untuk dikirim mewakili nama Jawa Timur di ajang POMNAS. "Para kontingen yang lolos nantinya tidak mewakil nama kota maupun perguruan tingginya masing-masing, namun mereka akan berdiri dibawah bendera Jawa Timur. Tentu saja saya berharap peserta dapat membawa nama Jawa Timur di tingkat juara umum," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani, AR., MS berharap kompetisi ini dapat menguatkan persaudaraan dan persatuan antar kontingen. Saling mengenal, menjalin keberagaman agar ketika maju ke dalam kompetisi nasional, nantinya kontingen Jawa Timur bisa lebih solid.

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID