Prasetya Online

>

Berita UB

UB Resmikan Rumah Sakit Hewan Pendidikan FKH

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 06 Juni 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 3116

Peresmian Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan UB oleh Gubernur Soekarwo bersama jajaran sivitas akademika UB dan dinas pemerintahan kota Malang
Peresmian Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan UB oleh Gubernur Soekarwo bersama jajaran sivitas akademika UB dan dinas pemerintahan kota Malang
Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UB merupakan unit penunjang kegiatan akademik mahasiswa, baik jenjang sarjana maupun profesi, sekaligus menjadi unit pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat. Selaras dengan visi yang telah diusung, RSHP UB bertekad menjadi rumah sakit hewan pendidikan yang unggul di tingkat nasional maupun internasional, mandiri, serta menjadi rujukan pusat diagnostik di Indonesia pada 2019 mendatang. Berdirinya fasilitas akademik yang memiliki luas 79.748 m2 dengan luas bangunan 22.733 m2 akhirnya resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo SH, M Hum, didampingi Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri MS, pada Kamis (2/6). Peresmian yang juga bertepatan dengan peringatan hari susu nasional ini juga dihadiri oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pemerintahan Kota dan Kabupaten Malang serta jajaran instansi di Lingkungan Kementrian Pertanian RI.

RSHP-FKH UB dibangun sejak tahun 2012 hingga 2014. Pada awalnya gedung lima lantai yang berada di Puncak Dieng Eksklusif Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini direncanakan sebagai gedung perkuliahan, namun beralih fungsi sebagai rumah sakit hewan pendidikan. Hal ini sesuai dengan dengan arahan Rektor yang menginginkan bahwa fakultas kedokteran hewan dapat menjadi bagian dalam kepentingan praktikum, koasistensi, penelitian maupun pelayanan kesehatan. "Diperlukan adanya fasilitas praktek dokter hewan yang berkompeten, sehingga dapat memberikan pelayanan yang profesional. Selain itu, RSHP-FK UB akan sangat bermanfaat sekali apabila mampu bersinergi dengan kelompok peternak guna meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan masyarakat luas," ujarnya.

Hal tersebut juga disampaikan Gubernur Soekarwo dalam sambutannya. Dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan, Perguruan Tinggi merupakan partner dalam memberikan arahan, teknologi serta keilmuannya. "Dalam perkembangannya, di industri maupun dinas pemerintahan yang berhubungan dengan produksi sumber daya alam, kita tidak bisa lepas dari kemajuan teknologi, dalam hal ini pakar dari perguruan tinggi sangatlah berperan. Tentu dengan berdirinya RSHP-FKH UB dapat menjadi rujukan studi kasus yang beredar di masyarakat, misalnya seperti bagaimana kesehatan hewan tersebut dapat mempengaruhi produksi. Contoh susu, daging, hingga studi kelayakannya," tambahnya.

Fasilitas serta dokter yang berkompeten dapat diharapkan dapat memberikan pelayan yang terbaik
Fasilitas serta dokter yang berkompeten dapat diharapkan dapat memberikan pelayan yang terbaik
RSHP FKH-UB beroperasi pada pukul 08.00-16 pada hari Senin hingga Jumat, sedangkan hari Sabtu beroperasi pada pukul 08.00-12.00. Didukung oleh sembilan staf Dokter Hewan FKH UB yang memiliki sertifikasi kompetensi dan tanda register vteriner. Beberapa fasilitas pendukung yang berada di RSHP-FKH UB juga sudah tersedia, seperti : resepsionis, ruang pemeriksaan, ruang depo farmasi, ruang USG, ruang operasi, ruang grooming, lab hermatologi, ruang rawat inap. Selain itu juga adaruangan yang khusus menangani bagian anatomi, patologi, embriologi, reproduksi, parasitologi, mikrobiologi hingga lab riset bersama. [indra]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID