Prasetya Online

>

Berita UB

UB Raih Penghargaan Perguruan Tinggi dengan Komersialisasi Paten Terbanyak

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh humas3 pada 20 Mei 2015 | Komentar : 0 | Dilihat : 4646

UB raih penghargaan perguruan tinggi dengan komersialisasi paten terbanyak
UB raih penghargaan perguruan tinggi dengan komersialisasi paten terbanyak
Universitas Brawijaya (UB) menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai Perguruan Tinggi dengan Komersialisasi Paten Terbanyak. Penghargaan diberikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly, SH, M.Sc Ph.D kepada Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UB Prof. Dr. Ir. Woro Busono, MS, Kamis (7/5/2015).

UB telah memiliki 208 paten dan 35 diantaranya telah granted (tersertifikasi).

Disampaikan Ketua Sentra HKI LPPM Dr. Purwadi, jumlah paten yang didaftarkan meningkat selama dua tahun terakhir. Dijelaskannya, selama tahun 2000 hingga 2012 baru 135 paten tercatat.

"Mulai tahun 2013 ada program percepatan paten sehingga jumlah paten meningkat signifikan," ujarnya.

Menurut Purwadi, masih banyak karya dosen UB yang potensial mendapat paten tapi belum terdata. Kendalanya bisa keengganan dengan birokrasi atau kesibukan. Oleh karenanya mulai tahun 2013 Sentra HKI aktif melakukan pendataan ke fakultas-fakultas. "Saya yakin itu pun (setelah pendataan), masih banyak yang belum terdaftar," ungkapnya.

Padahal manfaat mendapatkan paten yang menjadi bagian dari HKI (Hak Kekayaan Intelektual) ini sangat banyak. Disampaikan dosen Fakultas Peternakan ini, paten bisa digunakan menambah poin kenaikan pangkat maupun sertifikasi. Selain itu, bagi institusi, paten menambah banyak poin untuk akreditasi seperti akreditasi BAN PT. [ai/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID