Prasetya Online

>

Berita UB

UB Press Adakan Workshop Branding Buku Penerima Hibah PHK

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh oky_dian pada 07 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 544

Workshop Branding Buku Penerima Hibah PHK
Workshop Branding Buku Penerima Hibah PHK
Lembaga Penerbitan UB Press mengadakan Workshop Branding Buku dalam Rangka PHK Ketahanan Buku tahun 2019 dan Penandatanganan Kontrak di Ruang Oryza Sativa UB Guest House, Selasa (30/4/2019).

Workshop tersebut diisi oleh beberapa pemateri, antaralain Dosen Ilmu Ekonomi FEB UB Dias Satria, SE., M.App. Ec., Ph.D dan Direktur UB Press Prof. Dr. Ir. Trinil Susilawati, MS.Dias Satria yang membekali peserta dengan ilmu branding buku mengatakan ada tiga kunci branding dilihat dari judul, cover buku, dan isinya.

"Sebagai penulis kita harus memilih judul yang unik dan tidak ditemukan sebelumnya, sedangkan cover buku harus memiliki visual yang menarik, kemudian isi buku harus dikemas sebagus mungkin agar tidak membosankan ketika dibaca. Sementara keberhasilan branding dapat dilihat dari A5 yaitu apabila seseorang telah Aware, Apeal, Ask, Act, dan Advocate terhadap buku yang telah ditulis,"katanya.

Dias juga mengatakan dalam era the new wave on economy, kita dapat melakukan re-branding produk lokal namun tidak meninggalkan cerita dari pemilik produk  dan tidak meninggalkan brand aslinya. 

"Sebagai ekonom kita harus tahu apa yang mebedakan kita dengan orang lain, seperti layaknya sebuah buku apa yang membedakan isi buku kita dengan buku orang lain. Apa keunikan yang ingin kita sampaikan pada buku kita, sehingga pembaca menjadi tertarik," jelasnya. 

Dia menambahkan di era digital, branding dan promosi buku dapat dilakukan melalui platform media sosial karena memberikan dampak marketing yang sangat luar biasa.

Sementara itu, Prof. Trinil menjelaskan tentang pedoman buku di UB Press. Pedoman penulisan buku di UB Press ada lima, yaitu dilihat dari kriteria dan jenis buku yang diterbitkan UB Press, kedua etika plagiarisme didalam penulisan buku, ketiga sitasi dan cara penulisannya, keempat gaya selingkung atau gaya penulisan UB Press seperti spesifikasi buku dan teknik layout, dan kelima tahapan penerbitan. 

Trinil juga mengatakan tahun ini panitia sangat kesulitan dalam menyeleksi buku-buku yang ditulis oleh para dosen. Dia mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah lolos seleksi PHK buku. Dia juga berharap buku yang telah ditulis oleh dosen bisa semaksimal mungkin bermanfaat bagi 
mahasiswa. Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani mengatakan saat ini UB mendapatkan peringkat ketiga sebagai universitas yang paling banyak mempublikasikan buku. 

"Saya berharap semuanya tertib untuk membuat dokumentasi publikasi buku. Budaya menulis sangat penting, agar UB semakin berkembang dari waktu ke waktu,"katanya. 

Acara workshop ditutup dengan penandatangan kontrak penerima hibah PHK Ketahanan Buku 2019 [Kirana/Vika/Humas UB].

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID