Prasetya Online

>

Berita UB

UB Kirim Tim Emergency Operation Center untuk Korban Lombok

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 13 Agustus 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 266

Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS bersama tim Medis dan Tanggap Bencana FKUB
Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS bersama tim Medis dan Tanggap Bencana FKUB
Bantuan Universitas Brawijaya (UB) untuk korban bencana Lombok masih terus bergulir. Hari ini, Senin (13/8), UB memberangkatkan tim kedua dari Emergency and Disaster Team milik Fakultas Kedokteran. Sebanyak 13 anggota diterjunkan untuk membantu korban bencana gempa  yang terjadi di kepulauan Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Tim Medis dan Tanggap Bencana FK UB ini merupakan gabungan dari berbagai elemen tenaga medis dan para akademisi, diantaranya didukung oleh para anggota dari Ikatan Alumni FK UB, Ikatan Dokter Indonesia cabang Malang Raya, hingga Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Tim kedua ini terdiri dari 2 dokter umum keahlian khusus, 1 dokter spesialis anak, 3 perawat gawat darurat, 2 perawat kejiwaan, 2 dosen psikolog, 2 driver ambulance dan seorang bidan. Mereka diterjunkan untuk menggantikan tim pertama yang masa bertugasnya berakhir pada, Rabu besok (14/8).

Selaku ketua Emergency Operation Center, dr. Aurick Yudha Nagara, Sp. EM. Menjelaskan timnya akan membawa kebutuhan seperti selimut, terpal dan alas tidur bagi masyarakat yang berada di pengungsian. Selain itu tim kedua nantinya diupayakan untuk segera membantu kebutuhan Rumah Sakit Umum Daerah yang berada di Tanjung seperti perlengkapan medis dan obat-obatan, "Kami prioritaskan di RSUD Tanjung karena rumah sakit tersebut merupakan rujukan evakuasi masyarakat korban gempa, namun sayangnya kondisi dan fasilitasnya sangat mengkhawatirkan karena dinilai sudah tidak layak pakai. Tentunya, untuk bantuan obat-obatan, kita juga sudah sediakan dan akan dikirim pada gelombang kedua," jelasnya.

Tidak layak pakainya RSUD Tanjung juga dibenarkan oleh tim Fakultas Teknik UB yang memantau keadaan gedung rumah sakit tersebut. Indradi selaku dosen Teknik Sipil UB mengungkapkan jika tujuan tim FT UB disana adalah meninjau kelayakan bangunan RSUD Tanjung, hasilnya perlu dilakukan perbaikan serius agar nantinya tidak membahayakan pada jangka panjangnya.

Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR, MS mengapresiasi kinerja tim yang telah berinisitaif untuk berpartisipasi membantu korban bencana di Lombok. Hal ini merupakan pelaksanaan fungsi tri-dharma yang selama ini telah diemban oleh UB khususnya dalam pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID