Prasetya Online

>

Berita UB

UB Kampus Jakarta Gelar Ordik bagi Mahasiswa Pascasarjana

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 26 September 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 1687

Penyematan Jas Almamater Oleh Rektor UB kepada Mahasiswa Baru Pascasarjana
Penyematan Jas Almamater Oleh Rektor UB kepada Mahasiswa Baru Pascasarjana
Memasuki tahun ajaran baru 2017/2018, Universitas Brawijaya kampus Jakarta menggelar orientasi pendidikan dan kemahasiswaan pada Sabtu (23/9/2017) bagi mahasiswa pascasarjana (Magister dan Doktor). Acara yang bertempat di Ballroom Hotel Millenium, Jakarta tersebut diikuti sebanyak 200 mahasiswa pascasarjana yang terdiri dari Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dr. Suhariyono Ar, SH, MH selaku Koordinator Penunjang Akademik UB Luar Kampus Utama di Jakarta memaparkan bahwa proses belajar mengajar di kampus Jakarta sudah berjalan dengan sangat baik. Kegiatan seperti peningkatan pembimbingan tesis, disertasi hingga jurnal, sehingga tingkat kelulusan mahasiswa pasca UB Jakarta sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Tahun ini program doktor FIA telah meluluskan 44 dari 195 mahasiswa. Untuk program doktor FEB 12 dari 138 mahasiswa. Sedangkan untuk program doktor FH, UB telah meluluskan 19 dari 81 mahasiswa," ujarnya.

Dr. Suhariyono menambahkan, untuk tahun ajaran baru 2017/2018 ini, jumlah mahasiswa baru program doktor sebanyak 63 yang terdiri dari FIA 27, FEB 20 dan FH 16. Khusus untuk magister kenotariatan jumlah keseluruhan mahasiswa adalah 123 mahasiswa, diantaranya 65 mahasiswa telah menyelesaikan masa program studinya.

Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS dalam sambutannya berpesan kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan jumlah mahasiswa pascasarjana baik program magister maupun doktor.

Hal tersebut dilakukan agar UB mampu bersaing di tingkat pemeringkatan internasional, tidak hanya melalui kuantitas mahasiswa akan tetapi juga menyeimbangkan kualitas mahasiswa dan mutu pendidikannya.

"Salah satu standar perguruan tinggi internasional adalah balancing antara mahasisa S1 dan mahasiswa pasca. Kita berharap nantinya UB bisa setara dengan kampus-kampus di Malaysia yang memiliki jumlah mahasiswa pasca lebih besar ketimbang mahasiswa S1. Sayangnya untuk saat ini mahasiswa pasca UB masih 10 persen dari rasio jumlah mahasiswa S1," ujarnya.

Ungkapan tersebut juga menjadi salah satu visi misi Rektor dalam membangun kualitas dan memperbanyak jumlah guru besar melalui program percepatan doktor dan profesor. Hal tersebut dikarenakan jumlah guru besar yang aktif sangat mempengaruhi peringkat suatu perguruan tinggi.

"Tahun ini kita sudah memiliki 11 profesor baru, sehingga saat ini UB telah memiliki 150 profesor. Sebuah kemajuan yang positif bagi UB," pungkasnya.

Dengan adanya peningkatan mahasiswa pasca, tentunya UB akan terus memfasilitasi dan mempersiapkan calon-calon profesor baru kedepannya. [indra/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID