Prasetya Online

>

Berita UB

UB Jajaki Kemitraan Pendidikan Tinggi Amerika Serikat-Indonesia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh humas3 pada 09 November 2012 | Komentar : 0 | Dilihat : 4772

Rektor UB, Prof.Dr.Ir Yogi Sugito didampingi Ketua International Office Prof.  UB Prof. Dr. Ir. Ifar Subagiyo bersama Managing Director Indonesia Education Partnership Brook Ross
Rektor UB, Prof.Dr.Ir Yogi Sugito didampingi Ketua International Office Prof. UB Prof. Dr. Ir. Ifar Subagiyo bersama Managing Director Indonesia Education Partnership Brook Ross

Sebanyak enam orang delegasi dari berbagai universitas di Amerika Serikat, yang tergabung dalam US-Indonesia Joint Council on Higher Education Partnership (Dewan Kemitraan Pendidikan Tinggi Amerika Serikat-Indonesia), Jumat (9/11) berkunjung ke UB. Para delegasi diterima secara langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito didampingi oleh Ketua International Office, Universitas Brawijaya (IO UB) Prof. Dr. Ir. Ifar Subagiyo di Ruang Sidang, Gedung Rektorat Universitas Brawijaya.Pertemuan tersebut merupakan sarana diskusi dalam rangka kerjasama universitas yang ada di Amerika Serikat dengan Indonesia. Acara yang diadakan oleh International Office ini dimaksudkan untuk berdiskusi dan melakukan pendataan mengenai kemungkinan kerjasama antara UB dengan beberapa universitas. Delegasi yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri atas perwakilan dari Leeward Community College, Hawaii; Miami University-Oxford, Ohio; Rutgers University-New Jersey; University of Missouri-Columbia; University of Southern California; The University of Wisconsin-Madison.

Rektor UB dalam sambutannya menyambut baik adanya kegiatan ini. Ia juga berharap melalui kegiatan ini, kesempatan untuk kerjasama UB dengan beberapa universitas di AS Brook Ross, Managing Director Indonesia Education Partnership Joint Council, dalam sambutanya menjelaskan kegiatan ini untuk rancangan proyek kemitraan.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, UB, Prof. Francien Herlen Tomasowa, Ph.D yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajukan berbagai bentuk kerjsama, antara lain menyediakan native speaker dari universitas dengan ilmu yang sebidang dan menyediakan dosen dari Indonesia untuk studi mengenai budaya dan bahasa Indonesia di AS, pertukaran pelajar dan dosen serta joint program. Sedangkan Dekan Fakultas Teknik UB, Prof. Ir. Harnen Sulistio, M.Sc., Ph.D menanyakan tentang biaya perkuliahan terkait beasiswa untuk program pascasarjana dan program doktor.

Berbagai bentuk kerjasama ini, menurut Brooks, dapat direncanakan langsung dengan universitas terkait. Sedangkan mengenai biaya perkuliahan, universitas yang tergabung dalam Joint Council bersedia membiayai pendidikan dan biaya hidup pada tahun ke empat dan ke lima. "Universitas tersebut akan memberikan beasiswa pendidikan serta biaya hidup untuk mahasiswa Indonesia yang menjadi penerima beasiswa dari DIKTI," ujarnya.

US Indonesia Joint Council on Higher Education Partnership (Dewan Kemitraan Pendidikan Tinggi Amerika Serikat-Indonesia merupakan lembaga bilateral yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan kedua negara di bidang pendidikan tinggi. Acara tersebut dihadiri pula oleh Dekan seluruh fakultas di UB dan juga beberapa lembaga yang berhubungan seperti Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) serta Job Placement Center. [vicky]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID