Prasetya Online

>

Berita UB

UB Jadi Tuan Rumah 4th University Consortium Graduate Forum

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 18 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 3188

The 4th UCGF
The 4th UCGF
Sebagai anggota dari University Consortium yang diinisiasi oleh the Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture (SEARCA), Universitas Brawijaya (UB) turut aktif berpartisipasi dalam perkembangan Sumber Daya Manusia di bidang pertanian. Kali ini UB menjadi tuan rumah dalam acara The 4th University Consortium Graduate Forum (UCGF) 2018 SEARCA SEAMEO. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (18-19/09/2018).

Ketua Panitia The 4th UCGF Dr. Panji Deoranto, S.TP., M.P menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dihadiri oleh para anggota University Consortium (UC), yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universiti Putra Malaysia, Kasetsart University Thailand, University of the Philippines Los Banos, dan UB sendiri.

Dalam kegiatan ini para mahasiswa S2 dan S3 anggota UC memberikan presentasi hasil penelitian mereka dengan tema "Sustainable Development of Tropical Resources: Issues, Challenge and Recomendations".

Untuk memberikan nuansa keleluasaan dalam sharing ilmu, Rektor dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama memutuskan acara UCGF dikolaborasikan dengan kegiatan International Conference on Green Agro-Industry and Bioeconomy (ICGAB) yang digelar Fakultas Teknologi Pertanian UB di hari yang sama.

"Hal ini dimaksudkan agar sharing keilmuan tidak terbatas antara mahasiswa anggota UC, tetapi lebih luas, karena ada partisipan, dosen, dan peneliti dari luar anggota UC di dalamnya," ungkap Panji.

Dalam forum internasional tersebut, sebanyak 50 peserta anggota UC mempresentasikan hasil penelitian mereka yang terdiri dari empat sub topik, yaitu On Farm Production SystemOff Farm Production SystemProduction System Management, dan Regulation.

"Selain untuk memberikan kesempatan mahasiswa S2 dan S3 untuk tampil di forum internasional, kolaborasi UCGF dengan ICGAB diharapkan dapat memberikan output berupa proceeding ber ISBN dan terindeks scopus. Sehingga secara khusus, dapat menaikkan pemeringkatan UB karena bertambahnya publikasi yang terindeks scopus," papar dosen Fakultas Teknologi Pertanian ini.

Sementara itu Maria Cristeta N. Cuaresma, Ph.D, Program Head Graduate Education and Institutional Development Department SEARCA memyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. "Ke depan kami ingin memperluas kerjasama Graduate Forum dengan konferensi internasional atau dengan universitas lain yang bukan anggota UC, dan kolaborasi dengan ICGAB ini merupakan langkah awal menuju itu," katanya.

Dalam acara ini, para delegasi UCGF juga melakukan diskusi mengenai keberlanjutan kerjasama masing-masing universitas. Karuniawan Puji Wicaksono, SP., MP., PhD menuturkan, selama ini UB dan universitas anggota UC sudah secara aktif mengirim dan menerima mahasiswa untuk kerjasama non degree baik itu visiting professorexchange professor, maupun exchange student. "Ke depannya kami berencana bergerak ke Double Degree, namun saat ini kami masih harus mencocokkan kurikulum," pungkasnya. [Irene/Humas UB]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID