Prasetya Online

>

Berita UB

UB Gelar FGD Manajemen Rumah Sakit Pendidikan

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dimaspam pada 30 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 242

Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo, Sp.PD., SPJP (K) mempresentasikan RSUB kepada peserta FGD
Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo, Sp.PD., SPJP (K) mempresentasikan RSUB kepada peserta FGD
Selasa (29/08/2017) Universitas Brawijaya menggelar Focus Group Discussion Manajemen Rumah Sakit Pendidikan di Gedung Rektorat UB lantai 6. Hal ini berkaitan dengan langkah Rumah Sakit UB (RSUB) yang ingin memiliki kualitas tinggi baik untuk Pendidikan, Pelayanan Kesehatan maupun Riset yang bertaraf Internasional.

Menurut Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS bahwa RSUB ibarat masih bayi yang baru merangkak dan perlu bimbingan dari rumah sakit pendidikan lainnya untuk mengembangkan diri baik dari segi manajemen, struktur organisasi, karir dan status pegawai, maupun tarif rumah sakit.

"Sampai saat ini untuk struktur organisasi, manajemen maupun karir pegawai masih kita kira-kira sendiri karena belum adanya guidance dari Kemenristek Dikti tentang pengelolaan rumah sakit pendidikan. Maka kami harap masukan dari rumah sakit pendidikan lainnya agar ke depan RSUB tidak salah dalam melangkah," ujar Bisri.

Dalam FGD ini UB mengundang Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung yang diwakili oleh direkturnya Dr. Supiyanto, Sp. B serta Rumah Sakit Universitas Airlangga yang diwakili oleh Prof. Drg. Coen Pramono D.Su., SpBM (ARSGMP) untuk memberikan masukan agar RSUB bisa memakai strategi yang digunakan kedua rumah sakit pendidikan diatas yang disesuaikan dengan kondisi yang ada di UB. Sedangkan RSUB sendiri diwakili oleh Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo, Sp.PD., SPJP (K) selaku Direktur RSUB. [dimas/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID