Prasetya Online

>

Berita UB

UB Bina Tiga PTS untuk Peningkatan Kapasitas Implementasi SPMI menuju GUG

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 16 October 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 692

Pembinaan PT Asuhan
Pembinaan PT Asuhan
Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) unggul, mendapat dana hibah Program Asuh PT Unggul dari Kementerian Riset,  Teknologi  dan  Pendidikan  Tinggi  (Kemenristekdikti), untuk membina tiga Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Program difokuskan untuk peningkatan kapasitas perencanaan, penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan akreditasi institusi/prodi tiga PT di daerah tertinggal. Ketiga PT Asuhan tersebut adalah Universitas Muhammadiyah Sorong,  Propinsi Papua  Barat  (UM  Sorong),  Universitas  Samawa,  Sumbawa  Besar  (UNSA)  dan Sekolah  Tinggi  Keguruan  dan  Ilmu  Pendidikan  Taman  Siswa  Bima  (STKIP  Tamsis  Bima) dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pada tahap awal, tiga pimpinan PT pada tanggal 25 Juli 2017 telah diundang mengunjungi UB Malang dan berdiskusi  dengan  Rektor  UB  tentang  penerapan GUG melalui SPMI. Ketiga pimpinan PT tersebut menyampaikan penghargaan kepada UB yang telah memilih sebagai PT Asuhan terkait hibah Kemenristekdikti dan berkomitmen meningkatkan mutu menjadi PT yang unggul di masa yang akan datang seperti UB.

Pada tahap ke-2 Rektor UB membentuk tiga tim fasilitator yang secara serentak langsung melakukan pembinaan di tiga kota. Kegiatan lokakarya "Membangun Perguruan Tinggi yang Sehat, Bermutu dan Bereputasi dengan SPMI Menuju GUG" dilaksanakan mulai tanggal 8-11 Agustus 2017, jam  08.00-18.00 waktu setempat. Lokakarya ini melibatkan peserta mulai dari rektor/ketua, wakil rektor/wakil ketua, dekan, wakil dekan, ketua program studi (prodi), Perwakilan Yayasan dan Tim Penjaminan Mutu, serta unsur dosen. Kegiatan lokakarya ini menekankan pada peningkatan ketrampilan praktek, sertifikasi auditor internal dan hanya 10% teori. Kehadiran tim dari UB bertugas mendampingi menyusun dokumen perencanaan (RPJP, Renstra, Program Kerja, Evaluasi Diri) PT Asuhan, penyusunan dokumen SPMI, serta strategi menyusun dokumen akreditasi institusi/prodi BAN-PT.

Di  UM  Sorong,  lokakarya diselenggarakan  di Meeting  Room Swissbel  Inn  Hotel dengan tim fasilitator UB yang terdiri dari Achmad Wicaksono, Ph.D., Dr. Endang Arisoesilaningsih, Aida Sartimbul, PhD., Dr. Esti Junining. Pada  waktu  yang  sama, dilakukan juga kegiatan lokakarya untuk UNSA Sumbawa Besar Hotel Transit dan dipimpin Prof. Dr. Ir. Hartutik,M.P disertai Dr.Ir.Sitawati, M.Si, Dr.Ir.Harsuko Riniwati,M.Si, Dr.Shinta Hadiyantina, Dr.Bambang D. Prasetyo  dan  Dr.Eng. Alwafi Pudjiraharjo,ST.,MT. Sementara itu, di Hotel Mutmainah di Bima Ketua Tim fasilitator STKIP  Tamsis Bima Prof.  Agus  Suman, SE, DEA melakukan pendampingan beranggotakan Nila Firdausi Nuzula, Ph.D., Dr. Masdiana C. Pandaga, dan Adharul Muttaqien, S.T., M.T.

Kegiatan diawali dengan mengunjungi kampus dan fasilitas utama masing-masing PT. Selanjutnya diadakan pretest, pimpinan PT menyampaikan presentasi profil dan capaian kinerja terkini. Acara dilanjutkan dengan presentasi pengalaman UB menerapkan SPMI, penyusunan dokumen perencanaan, SPMI, sertifikasi auditor internal dan simulasinya, perbaikan strategi meningkatkan akreditasi institusi/prodi BAN-PT serta diakhiri posttest.

Target kegiatan adalah peningkatan pemahaman peserta tentang perencanaan pengelolaan PT, ketrampilan mengembangkan SPMI dan audit internalnya, serta perencanaan peningkatan akreditasi institusi/prodi. Tiga indikator utama telah tercapai 100%, sedangkan indikator tambahan (12 dari 14 indikator) tercapai 85%.  Indikator yang belum tercapai terkait belum selesainya Evaluasi Renstra dan Review Borang Akreditasi prodi, usulan akan ditindaklanjuti sebelum akhir Nopember 2017. Tingkat kelulusan sertifikasi auditor internal mencapai 92% dari 76 peserta di tiga PT Asuhan.

Pada saat penutupan, pimpinan PT menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan lokakarya dan indeks kepuasan masyarakat (IKM) sangat tinggi mencapai 84-90%. PT Asuhan merasakan manfaat nyata dari kegiatan pembinaan dan mengharapkan agar ada program keberlanjutan kemitraan ini (BDP/FUT/EAS/HTT). [PJM/Humas UB]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID