Prasetya Online

>

Berita UB

Tingkatkan Kualitas Sarjana Teknik, UB Gandeng LPJK

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 18 September 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 240

Penandatanganan MOU UB dan LPJK
Penandatanganan MOU UB dan LPJK
Untuk meningkatkan daya saing alumni, Universitas Brawijaya menandatangani perjanjian kerjasama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (12/09/2017). Penandatanganan ini dilaksanakan di ruang rapat Rektor dan dihadiri olehb Ketua serta Wakil Ketua LPJK.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan pada pengembangan kualifikasi insinyur. "Perguruan tinggi  merupakan pabrik sumber daya manusia juga menghasilkan profesi insinyur dengan dibukanya pengembangan kualifikasi. Nantinya kualifikasi ini akan dibangun oleh Perhimpunan Insyinur Indonesia, bekerja sama dengan LPJK", jelasnya.

Untuk menambah kebutuhan akan insinyur, menurut Rektor dapat diupayakan oleh LPJK sebagai pembuat kebutuhan. "Harapannya akan dibutuhkan ahli insinyur, bukan hanya sarjana teknik. Profesi insinyur bisa berjalan dan diakuai serta dibutuhkan.

Sementara Dr. Ir. Gentur Prihantono, SP., MT selaku Ketua LPJK menyatakan akan membuat skema link and match. Sesuai dengan target Menteri Pekerjaan Umum terhadap kebutuhan Sertifikat Keterampilan Kerja sebanyak 700 ribuan. "Yang tersedia masih sekitar 7 ribuan. LPJK khusus untuk melakukan sertifikasi khusus", jelasnya.

Melalui kerjasama ini, baik UB dan LPJK berharap akan ada perkembangan kemampuan di bidang konstruksi. [vicky]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID