Prasetya Online

>

Berita UB

Tingkatkan Kualitas SDM, Akademi Perkeretaapian Indonesia Gandeng UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 08 Juni 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 3329

Direktur API dan Rektor UB Usai Penandatanganan MoU
Direktur API dan Rektor UB Usai Penandatanganan MoU
Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Universitas Brawijaya (UB), Rabu (8/6/2016). Penandatanganan kerjasama ini merupakan payung untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang perkeretaapian. Kegiatan ini digelar di Ruang Jamuan lantai enam Gedung Rektorat UB.

Direktur API Catur Wicaksono, ADT., MT menyampaikan, sesuai arahan Menteri Perhubungan, syarat kelulusan taruna dan taruni API harus memiliki sertifikat TOEFL dengan nilai minimal 500. "Karena angkatan pertama akan diluluskan pada tahun 2017, maka kami persiapkan mulai sekarang," ungkapnya.

Implementasi kerjasama ini diawali dengan testing dan in house training Bahasa Inggris dan TOEFL oleh Unit Pengembangan Bahasa UB atau Brawijaya Language Center. Ketua Brawijaya Language Center Dr. Sugeng Susilo Adi, M.Hum mengatakan, pengembangan kerjasama akan mengarah kepada pengembangan laboratorium bahasa API, pelatihan dosen API, desain kurikulum, serta kegiatan akademik lainnya.

Sementara itu Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS dalam sambutannya menuturkan, peluang kerjasama UB dengan API dapat berkembang ke sektor lain. "UB yang terdiri dari 15 fakultas, 147 program studi, dan 64 ribu mahasiswa merupakan potensi untuk membantu pengembangan perkeretaapian Indonesia," ujarnya.

Ia melanjutkan, Indonesia wajib mengembangkan angkutan masal, dan angkutan masal yang paling baik adalah Kereta Api. "Jika kedepannya Indonesia dapat mengembangkan jalur kereta api bawah tanah seperti di Jepang, pasti akan dapat mengurangi kemacetan dan menghemat waktu. Dan untuk menuju ke sana butuh SDM yang mendukung. Dengan beragamnya lulusan UB baik dari jurusan Teknik Sipil, Instrumentasi, Sistem Informasi, Manajemen, dan jurusan lain yang sesuai, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan SDM perkeretaapian," pungkas rektor. [Irene]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID