Prasetya Online

>

Berita UB

Tiga Dosen Fapet UB Mengikuti Seminar Internasional di Osaka Jepang

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 05 September 2012 | Komentar : 0 | Dilihat : 4634

Dari Kiri:Prof. Dr. Ir. Trinil Susilawati, MS., Dr. Ir. Sri Wahjuningsih, MS. Dan Prof. Dr. Sc.agr. Ir. Suyadi, MS
Dari Kiri:Prof. Dr. Ir. Trinil Susilawati, MS., Dr. Ir. Sri Wahjuningsih, MS. Dan Prof. Dr. Sc.agr. Ir. Suyadi, MS
Tiga dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) dari Bagian Ilmu Reproduksi Ternak telah berpartisipasi aktif dan memberikan presentasi oral dalam 4th-International Conference of the Asia Pasific Initiative on Reproduction (ASPIRE 2012) yang berlangsung di Osaka, Jepang mulai 31 Agustus sampai 2 September 2012.

Mereka adalah Prof. Dr. Sc.agr. Ir. Suyadi, MS mempresentasikan makalah berjudul Hormone Profiles, Ovulalation Characteristics and Embryo Yield under control of LH and FSH treatment in Boer Goats”, Prof. Dr. Ir. Trinil Susilawati, MS. dengan makalah berjdul “Effect of addition of phosphatidylcholine on sperm quality post sexing and thawing in goat”  dan Dr. Ir. Sri Wahjuningsih, MS. dengan judul makalah “The cumulus cells expansion of in vitro matured oocyte of pre- and post pubertal goats.Disampaikan Prof. Suyadi, dengan mengikuti seminar ini diharapkan akan dapat membuka wawasan keilmuan bertaraf internasional di bidang ilmu reproduksi umumnya dan secara khusus mengenai perkembangan teknologi terkini dunia bidang teknologi reproduksi seperti manipulasi spermatozoa, teknologi kultur oosit, manipulasi hormonal dan embrio serta perkembangan teknologi bayi tabung (in vitro fertilization).

“Selama seminar ini diharapkan mampu  meningkatkan rasa tanggung jawab keilmuan dalam mengembangkan bidang keilmuannya setara dengan para peneliti dan ilmuwan di negara-negara lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut ketiganya juga mengunjungi berbagai pameran produk teknologi peralatan dan produk bahan-bahan media kultur terkini yang siap digunakan untuk penelitian di laboratorium.

Mereka juga mengunjungi Klinik Bayi Tabung (IVF-Clinic) di kota Osaka dan kota Namba dengan sistem dan peralatan sangat modern, dengan penanganan proses bayi tabung rata-rata sebanyak 2.500 kasus di Osaka IVF-Clinic dan sekitar 7.500 kasus di  Namba IVF-Clinic. [suyadi/rian]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID