Prasetya Online

>

Berita UB

Sosialisasi Beasiswa Fullbright

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 03 Februari 2012 | Komentar : 1 | Dilihat : 4880

Michael E. Mc Coy
Michael E. Mc Coy

Michael E. Mc Coy Excutive Director AMINEF (The American Indonesian Exchange Foundation) pada Kamis (2/2) menyampaikan beberapa rahasia agar bisa lolos seleksi beasiswa Fullbright 2012, Master and Ph.D Program kepada puluhan mahasiswa di lantai 8 gedung rektorat dalam acara Sosialisasi Beasiswa Fullbright. Michael menyampaikan rahasia untuk lolos mendapatkan beasiswa Fullbright diantaranya adalah jangan menunggu deadline pengiriman aplikasi beasiswa.

“Jangan menunggu deadline, segera isi formulir dan buatlah studi objektif dari sekarang!” ungkap Michael.

Ia melanjutkan sebelum menyusun studi objektif terlebih dahulu pelamar harus mencari informasi lima Universitas di Amerika untuk  menentukan program studi yang sesuai dengan program studi sebelumnya. Proposal penelitian merupakan rahasia utama sebagai kunci untuk bisa lolos beasiswa ini.

“Hendaknya studi objektif dibuat ringkas tidak melebihi satu halaman yang telah disediakan.” Ungkapnya.

Michale mengakui banyak pelamar yang menuliskan studi objektif lebih dari satu halaman, hal ini kurang baik karena tim penilai menyeleksi ratusan formulir beasisawa. Rahasia selanjutnya adalah mempersiapkan diri dengan belajar Test TOEFL agar mendapatkan nilai TOEFL yang maksimal melalui Internet Based TOEFL Test, GMATatau GRE.

“Banyak pelamar gagal, karena tidak lancar dalam menyampaikan proposal penelitian ketika wawancara,” ungkapnya.

Dan rahasia terakhir adalah jangan ragu untuk menanyakan hal yang tidak dimengerti dengan langsung menghubungi AMINEF. Michael menutup presentasinya dengan memberikan motivasi bahwa jangan takut untuk mendaftarkan diri.

“Apabila anda tidak pernah mencoba untuk mendaftar, anda tidak akan pernah tahu hasilnya,” pungkas Michael.

Tahun ini AMINEF membuka peluang besar untuk mendapatkan beasiswa Fullbright dengan beberapa program beasiswa diantaranya Master’s Degree Program meliputi Fullbright Master’s Degree Program, Fullbright-Freeport Master’s Degree Program, Fullbright Master of Science and Technology Initiative Degree Program. Ph.D Program melalui Fullbright Presidential Scholarship Program. Research Programs meliputi Fullbright Doctoral Dissertation Research Program dan Fullbright Senior Research Program.

Selain program-program diatas AMINEF juga memberikan peluang baru untuk mendapatkan beasiswa Fullbright melalui USAID Funded Fullbright Agricultural M.S and Ph.D Scholarship.

Beberapa sayarat umum untuk melamar beasiswa ini diantaranya sudah menyelesaikan program S1, IPK minimal 3.00, ITP Score 550. Tetapi menurut Michael persyaratan itu bukanlah yang utama karena tim penyeleksi lebih memperhatikan proposal penelitian. 

Formulir beasiswa bisa didapatkan langsung di PD I masing-masing fakultas atau di Kantor Urusan Internasional UB. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website resmi AMINEF disini. [arr]

Komentar

Dikirim oleh fikrul pada 03 Februari 2012.

Maaf Pak Admin, ingin bertanya sedikit. Ada kutipan berikut di artikel di atas, nah berhubung saya tadi juga sempat ikut sosialisasi maka sedikit muncul pertanyaan. Berikut kutipannya : "Jangan menunggu deadline, segera isi formulir dan buatlah proposal penelitian dari sekarang!" Pertanyaan saya yaitu mengenai penerjemahaan / interpretasi dari kalimat Mr. Michael E. Mc Coy, seingat saya beliau mengatakan salah satu hal yang paling penting adalah "write study objective", mengapa diterjemahkan menjadi proposal penelitian?, bukankah study objective mencakup research proposal juga akan tetapi research proposal lebih sempit dari "study objective"?. Atau sebenernya saya tadi salah tangkap (maklum listening saya juga g bagus2 amat hehe...) Mohon konfirmasi, karena saya juga berminat beasiswa fulbright hanya saja blm mendownload berkas yang dibutuhkan sebab ada masalah dengan jaringan internet. Salam

Kirim komentar Anda

Gunakan ID