Prasetya Online

>

Berita UB

Sivitas UB dapat Ilmu Keprotokoleran dari Kemenristekdikti

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh dimaspam pada 24 Juni 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 215

Haryanto, SE., MM mengajak peserta untuk berjoget untuk melepas ketegangan
Haryanto, SE., MM mengajak peserta untuk berjoget untuk melepas ketegangan
Keprotokoleran dalam sebuah instansi pemerintah merupakan hal penentu keberhasilan atau gagalnya suatu acara yang digelar. Selama ini masih banyak yang menganggap protokoler hanya sekedar “pelayan” dari kegiatan seremoni yang tidak memerlukan kemampuan baik intelektual dan mengendalikan pribadi. Untuk itu Bagain Umum dan HTL UB mengadakan Sosialisasi Protokol dan Pemenristdikti No.65 Tahun 2017 bagi staf baik Fakultas, Lembaga, Unit Kerja di lingkungan UB, dan diikuti 80 peserta diselenggarakan Kamis-Jumat (20-21/06/2019) di Senyum World Hotel, Batu-Malang.

Sosialisasi ini dibuka oleh Plt. Kabiro Umum dan Kepegawain, Dra. Rosadah Agustin Syarief, M.AB  dan berharap peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh pemateri dan segera bisa diaplikasikan di tempat kerja karena keprotokoleran menjadi penentu citra suatu instansi.

Kasubag Protokol UGM Haryanto, SE., MM  dipercaya memberikan materi tentang Manajemen Keprotokoleran yang lebih fokus melatih cara menjadi master of ceremony yang benar, sedangkan Fahmi Ma’ruf Nasution dan Ratia Kusuma P (Humas Kemenristekdikti) menjelaskan tentang Peraturan Menristekdikti No. 65 tahun 2017 yang membahas tentang susunan Keprotokoleran, pengaturan tata letak seremoni dan praktek keprotokoleran oleh seluruh peserta.

Selain mendapat materi tentang keprotokoleran peserta juga mendapat materi “ Beauty of You : Service Exellent, Grooming, Personality”. Yang diberikan oleh Direktur Citra Prestasi Gemilang Sri Sudarwati, MM .

Menurut Citra yang menjadi ujung tombak suatu perusahaan dalam mendapat respon yang baik dari pelanggan bukan dari pimpinan melainkan security.

“Seharusnya security menjadi garis depan perusahaan dalam melakukan keprotokoleran. Jadi para secutiry jangan mengeluh untuk memberi senuyman pelayanan prima kepada seluruh tamu yang ada di perusahaan karena anda digaji untuk itu,” ujar Sri Sudarwati.[dimas/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID