Prasetya Online

>

Berita UB

Situs Web 5 Perguruan Tinggi Malang Masuk Ranking Internasional

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2287

Di tengah-tengah semakin menurunnya indeks pendidikan atau IP di Indonesia (IP Indonesia ranking 7 di antara 10 negara ASEAN), 5 situs web perguruan tinggi di Malang masuk dalam daftar ranking internasional menurut versi 4-International Colleges and Universities (4icu).
"Ini suatu berita yang menggembirakan, karena dengan masuk daftar 4icu, maka 5 universitas tersebut semakin dikenal (recognized) di level dunia", tutur Prof. Dr. Soekartawi, guru besar Unibraw, kepada Prasetya Online.
Prof. Soekartawi adalah mantan Direktur the Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Open Learning Center dan Deputy Director SEAMEO SEARCA Filipina, lembaga pendidikan ASEAN yang banyak menggunakan IT/ICT dalam pendidikan.
Selanjutnya ia menjelaskan, pada tanggal 26 Februari 2006 yang lalu 4itu secara resmi menerbitkan ranking situs web 2000 perguruan tinggi di dunia dari 200 negara. Hasil penilaian 4icu itu diterbitkan dengan judul The 4-International Colleges and Universities by Web Popularity. Perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar ranking itu berjumlah 68, dan 5 di antaranya dari Malang, yaitu Unibraw (ranking 6), UMM (24), UM (40), Unmer (45) dan Uwiga (46).
Lembaga 4icu adalah lembaga independen internasional, berkantor pusat di Amerika, yang tugas utamanya memberikan penilaian pada situs web perguruan tinggi di seluruh dunia setiap tahun. Umumnya dikeluarkan awal tahun.
Prof. Soekartawi menjelaskan, selama 9 tahun menjabat di SEAMEO ia selalu merekam dan mempublikasikan secara internasional kegiatan SEAMEO dengan mitra-kerjanya, termasuk 5 perguruan tinggi tersebut. Ini dimaksudkan agar kegiatan SEAMEO dan mitra kerjanya itu lebih dikenal oleh masyarakat dunia. Karena itu ia gembira membaca berita dari 4icu tersebut. Sesuai penjelasan 4icu, walaupun kelima perguruan tinggi itu masuk ke dalam daftara hanya berdasarkan tampilan dan popularitas situs web, dan tidak merefleksikan ranking kualitas pendidikan, namun ini merupakan modal untuk melangkah lebih lanjut dari 5 PTN/PTS tsb untuk go international. "Paling tidak, mereka telah dikenal oleh dunia", kata Soekartawi mengakhiri penjelasannya. [skw]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID