Prasetya Online

>

Berita UB

Seminar Prof T Aizawa

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 18 Agustus 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2274

Dalam rangka kerja sama antara Universitas Brawijaya dengan Tokyo University Jepang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menggelar seminar/kuliah tamu, selama 2 hari, mulai Kamis (18/8), di Jurusan Fisika. Tema seminar/kuliah tamu ini “Pemrosesan Material dan Manufaktur Dasar dengan Teknologi Tooling and Machining Khusus”, dengan pembicara  Prof. T. Aizawa. Setelah seminar/kuliah tamu, Sabtu (20/8), acara dilanjutkan dengan diskusi terbatas tentang Redox Forming State of the Art R and D at Aizawa Laboratory, dan Collaboration in Japan. Dalam penjelasannya, penyelenggara seminar Dr. DJ Djoko H. Santjojo mengatakan, sebagian besar industri otomotif, elektro-nik dan industri besar lainnya mengandalkan pada teknologi Die & Mold untuk menghasilkan komponen-komponen dengan bentuk dan ukuran yang beragam dan kompleks. Teknologi konvensional ini, menurut Djoko, di masa depan akan dilengkapi dan disempurnakan dengan teknologi manufaktur yang mempertimbangkan pemrosesan material dan manufaktur dasar. Sifat-sifat fisis dari bahan menjadi tumpuan dalam merancang teknologi tooling dan machining khusus untuk menghasilkan komponen-komponen dengan tingkat presisi yang tinggi dan dengan efisiensi yang tinggi pula. Tooling dan machining khusus memerlukan peran interdisipliner dan sistem manufaktur yang saling mendukung untuk meng-hasilkan teknologi-teknologi yang baru dan efisien. Pengetahuan yang mengarah pada sains, teknologi, rekayasa dan industriali-sasi sudah selayaknya mempunyai prosedur standar manajemen yang didorong oleh pengetahuan sains. Dalam menanggapi strategi dan manajemen teknologi dalam tooling dan machining, tiga dampak teknologi akan menjadi pertimbangan utama, yaitu lingkungan, globalisasi dan keandal-an dari materialisasi. Dengan demikian teknologi tooling dan machining khusus diharapkan akan menggiring dunia produksi komponen menuju manufaktur yang berwawasan lingkungan., manufaktur yang berlandaskan digital dan virtual serta manufaktur keandalan materialisasi yang tinggi. [Far]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID