Prasetya Online

>

Berita UB

Seminar Nasional Basic Science 2007

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 17 Desember 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 2728

Merebaknya berbagai penyakit di Indonesia seperti kanker, diabetes, hipertensi, infeksi dan HIV mendorong panitia Basic Science IV menggelar seminar dengan ?Exploration of Bioactive Molecules from Natural Products and Biotechnology Development?. Acara yang rutin diselenggarakan tiap tahun oleh FMIPA ini dikuti lebih 200 peserta dari seluruh elemen masyarakat baik itu akademisi, peneliti, praktisi dan mahasiswa di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA, Ir Adam Wiryawan MS mengharapkan melalui kegiatan ini dapat terjalin wadah komunikasi dalam penelitian di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta keilmuan yang terkait lainnya baik dari lembaga penelitian maupun dari pihak industri.
Membuka acara tersebut, Rektor Universitas Brawijaya dalam sambutannya mengatakan bahwa dimasa mendatang pengembangan dan kemajuan ilmu dasar menghadapi tantangan yang sangat berat baik dari internal maupun eksternal, diantaranya kebutuhan masyarakat akan teknologi dan optimalisasi sumber daya alam Indonesia sebagai obyek penelitian. Berbagai tantangan tersebut menurut Rektor akan menjadi beban yang berat jika tidak diantisipasi dengan perencanaan yang tepat. Secara khusus, Rektor mengatakan bahwa pada masa mendatang sektor ilmu dasar memegang peranan yang sangat vital dalam mendukung ilmu terapan lainnya. Kegiatan semacam workshop dan seminar Basic Science menurutnya sangat mendukung upaya pertukaran informasi dan kemajuan penelitian serta teknologi bidang ilmu dasar di Indonesia yang pada saat ini sangat dibutuhkan oleh peneliti-peneliti Indonesia yang tengah bersaing ketat dengan para peneliti asing.
Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut adalah dr. Triono Soendoro, PhD (Departemen Kesehatan RI) dengan tajuk ?Riset Kesehatan Dasar: Peluang dan Tantangannya?, Ir. Prasetyo Sunaryo, MT (Kantor Menristek) dengan materi ?Riset SDA Hayati Menuju Proses Industri?, Prof. Sjamsul Arifin Ahmad, PhD (ITB Bandung) dengan materi ?Penelitian Kimia Bahan Alam Tumbuhan Hutan Tropika Indonesia: Berkunjung ke Telaga Molekul?, Prof. Dr. Tomohiko J. Itoh (Nagoya University, Japan) dengan materi ?Microtubule Dynamics Analyzed by Optical Microscopy? dan Adi Susilo, PhD (Geofisika Unibraw) dengan materi ?Jawa Timur dalam Kaitan Sumber Daya Alam dan Bencana?. Disampaikan Ketua Pelaksana, Dr. Aulanni?am, DES dalam kegiatan tersebut terkirim sebanyak 175 makalah dengan 72 makalah oral dan 103 makalah poter  Acara kemudian dibagi dalam berbagai sessi meliputi sessi plenary dan  sessi presentasi oral yang dibarengi dengan pameran poster. Dalam presentasinya, peserta  dibagi dalam 4 panel meliputi kimia, biologi, fisika dan matematika, bioteknologi serta biomedik. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Itoh memaparkan penelitiannya yang berkaitan dengan mikrotubula dinamis, yang merupakan perkembangan bioteknologi di tingkat seluler. [nok]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID