Prasetya Online

>

Berita UB

Semarakkan Dies Natalis UB Lewat Hari Santri Nasional

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 23 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 256

Peringatan Hari Santri Nasional di UB
Peringatan Hari Santri Nasional di UB
Perayaan Hari Santri Nasional (HSN) di Universitas Brawijaya (UB) berlangsung cukup meriah, Minggu (21/10/2018). Ribuan santri berkumpul di lapangan rektorat untuk mengikuti jalan sehat dengan menggunakan sarung dan busana muslim. Tidak hanya menggelar fun-walk bagi para peserta yang hadir, namun kemeriahan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa islami seperti pameran seni kaligrafi, penampilan hadrah banjari faroidul bahiyah, Pagar Nusa hingga pameran produk-produk alat musik tradisional. Walikota Malang Drs. H. Sutiaji bersama KH. Marzuki Mustamar selaku ketua PWNU Jatim juga turut berkesempatan untuk hadir mendampingi Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, AR., MS dalam membuka acara tersebut.

KH. Marzuki mengungkapkan saat ini Santri merupakan bagian dari generasi milenial. Mereka merupakan representasi generasi Islam yang mampu mengembangkan potensinya di berbagai macam bidang keilmuan. Santri tidak hanya serta-merta belajar nilai-nilai keislaman, namun juga memiliki peran serta dalam menjunjung tinggi wawasan kebangsaan. "Dulu santri berjuang untuk kemerdekaan bangsa bersama-sama demi mengusir penjajah. MHe ereka merupakan salah satu garda terdepan dalam membela tanah air. Maka dari itulah, saat ini kita hendaknya mengenang perjuangan tersebut dengan wujud kecintaan bangsa. Menjaga hubungan antar umat beragama serta menjauhi permusuhan dan kebencian," ungkapnya.

Ia menambahkan jika generasi muda harus bangga menjadi santri Indonesia. Dengan memelihara nasionalisme serta rasa cinta tanah air, generasi islam di Indonesia mampu merefleksikan hal-hal yang positif. "Kita mampu mempersembahkan perayaan maulid nabi terbesar dengan rasa aman. Indonesia merupakan pelopor Hafidz Quran terbanyak di dunia. Juara lomba Qori' internasional yang diselenggarakan tiap tahun juga sering diraih Indonesia. Bahkan Indonesia menjadi penyumbang terbanyak jamaah umroh dan Haji. Indonesia merupakan representasi bagi negara-negara islam di mata dunia," pungkasnya. [Indra/Humas UB]

Semarak perayaan Hari Santri Nasional (HSN) di Universitas Brawijaya (UB) berlangsung cukup meriah, Minggu (21/10). Ribuan santri berkumpul di lapangan rektorat untuk mengikuti jalan sehat dengan menggunakan sarug dan busana muslim. Tidak hanya menggelar fun-walk bagi para peserta yang hadir, namun kemeriahan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa islami seperti pameran seni kaligrafi, penampilan hadrah banjari faroidul bahiyah, pagar nusa hingga pameran produk-produk alat musik tradisional. Walikota Malang Drs H. Sutiaji bersama KH Marzuki Mustamar selaku ketua PWNU Jatim juga turut berkesempatan untuk hadir mendampingi Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS dalam membuka acara tersebut.

 

KH Marzuki mengungkapkan jika saat ini Santri merupakan bagian dari generasi milenial. Mereka merupakan representasi generasi Islam yang mampu mengembangkan potensinya di berbagai macam bidang keilmuan. Santri tidak hanya serta-merta belajar nilai-nilai keislaman, namun juga memiliki peran serta dalam menjunjung tinggi wawasan kebangsaan. "Dulu santri berjuang untuk kemerdekaan bangsa bersama-sama demi mengusir penjajah, mereka merupakan salah satu garda terdepan dalam membela tanah air. Maka dari itulah, saat ini kita hendaknya mengenang perjuangan tersebut dengan wujud kecintaan bangsa. Menjaga hubungan antar umat beragama serta menjauhi permusuhan dan kebencian," ungkapnya.

Ia menambahan jika generasi muda harus bangga menjadi santri Indonesia. Dengan memelihara nasionalisme serta rasa cinta tanah air, generasi islam di Indonesia mampu merefleksikan hal-hal yang positif. "Kita mampu mempersembahkan perayaan maulid nabi terbesar dengan rasa aman. Indonesia merupakan pelopor hafidz Quran terbanyak di dunia. Juara lomba Qo'ri internasional yang diselenggarakan tiap tahun juga sering diraih Indonesia. Bahkan Indonesia menjadi penyumbang terbanyak jamaah umroh dan Haji. Indonesia merupakan representasi bagi negara-negara islam di mata dunia," pungkasnya. 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID