Prasetya Online

>

Berita UB

Selaso Jatuh Kembar Borong 6 Penghargaan di Thailand

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 08 Juni 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 440

7522_20180611040449
7522_20180611040449
Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) kembali mengharumkan alma mater di kompetisi Asia Steel Bridge Competition 2018. Kompetisi ini diselenggarakan di Srinakharinwirot University, Nakhon Nayok, Thailand pada 29-31 mei 2018. Kompetisi ini diikuti oleh 15 tim dari berbagainnegara di Asia seperti Thailand, Taiwan, Mongolia, dan Jepang.

Pada tahun keduanya mengikuti kompetisi ini, Teknik Sipil diwakili oleh Tim Danadyaksa yang digawangi oleh Dodi Rajendra P., Kushariyanto, Christoper Houston Giovanni, dan Prima Adikasih dengan dosen pembimbing antara lain Ir. sugeng P. Budio, MS., IPM., Roland Martin Simatupang ST.,MT.,M.Sc., Dr.Eng. Indradi Wijatmiko, ST., M.Eng (Prac), dan Bhondana Bayu B.K., ST., MT.

Mengusung tema Rumah Adat Kepulauan Riau, maka dalam desain jembatannya dinamakan “Selaso Jatuh Kembar” bridge. Jembatan ini terbuat dari material utama yaitu baja yang dirakit dengan menghunakan sambungan baut dengan desain yang menyerupai atap dari rumah adat “Selaso Jatuh Kembar” dengan warna merah dan emas.

“Selaso Jatuh Kembar” bridge dirancang dengan beban sebesar 300 kg dengan lendutan +- 6 mm. Tim Danadyaksa berhasil menyelesaikan “Selaso Jatuh Kembar Bridge” dalam waktu 4 menit 50 detik, dengan berat jembatan sekitar 10 kg.

Bersaing dengan tim dari berbagai negara, Tim Danadyaksa berhasil unjuk gigi sebagai satu-satunya tim dari Indonesia yang berhasil menembus 5 besar dan meraih kategori-kategori yang dikompetisikan. Kategori yang diraih oleh Tim ini antara lain Aesthetics, Presentation, Structural Cost, Construction Cost, Total Cost, dan Overall Performance.

Kompetisi ini diadakan 1 tahun sekali dengan tuan rumah yang berbeda beda setiap tahunnya. Pada tahun 2019, UB mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Asia Steel Bridge Competition 2019.

"Alhamdulillah suatu kebanggan bisa menjadi host. Pastinya Tim dari Jurusan Teknik Sipil FTUB akan terus meningkatkan prestasi ke depan dan menyiapkan diri dalam menyambut Asia Steel Bridge Competition 2019 dengan matang," ujar salah satu anggota tim, Kushariyanto. (mic)

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID