Prasetya Online

>

Berita UB

Rusunawa UB Terbaik Se-Indonesia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 08 Mei 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 4565

Kepala Satker Penyediaan Perumahan Propinsi Jawa Timur bersama Rektor UB dan General Manager Griya Brawijaya meninjau Rusunawa UB
Kepala Satker Penyediaan Perumahan Propinsi Jawa Timur bersama Rektor UB dan General Manager Griya Brawijaya meninjau Rusunawa UB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyerahkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) kepada Universitas Brawijaya (UB), Jumat (5/5). Penyerahan dilakukan oleh Kepala Satker Penyediaan Perumahan Propinsi Jawa Timur Ir. Supratman, MT kepada Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS.

Rusunawa yang dibangun di UB Kampus 2 di Jalan Dieng Atas ini memiliki luas bangunan 1.042,8 meter persegi, di atas lahan seluas 5.298 meter persegi. Rektor menyampaikan, Rusunawa ini berada di bawah pengelolaan Griya Brawijaya yang terletak di kampus utama UB.

Rusunawa ini dinilai terbaik se-Indonesia oleh Kementerian PUPR. Supratman mengatakan, bangunan ini mendapat nilai sepuluh dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, yakni nilai tertinggi untuk Rusunawa yang dibangun pada tahun 2016.

"Sayangnya saat penilaian di bulan Januari kemarin, Rusunawa UB belum bisa diikutkan karena belum selesai pembangunannya. Pembangunan Rusunawa UB baru selesai bulan Februari. Akhirnya yang mendapatkan predikat terbaik yaitu Rusunawa milik Pondok Pesantren di Tulung Agung, dengan nilai sembilan," ungkapnya.

Rusunawa UB dinilai terbaik se Indonesia karena kualitasnya. Pejabat Pembuat Komitmen Rusunawa PUPR SNVT Penyediaan Perumahan Propinsi Jawa Timur Diah Kusumaningrum memaparkan, mulai dari desain, material, penyesuaian, dan pemilihan kontraktor, Rusunawa UB dinyatakan terbaik.

"Bahkan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR sudah menobatkan menjadi Rusunawa Percontohan di seluruh Indonesia," tegas Diah.

Rusunawa UB
Rusunawa UB
Bangunan ini memiliki tiga lantai dan 56 kamar. Setiap kamar bisa dihuni empat orang. Di dalam kamar terdapat empat tempat tidur, empat meja belajar, empat lemari, dan dua kamar mandi. General Manager Griya Brawijaya Rita Wahyuningsih, S.S menyampaikan, untuk satu kamar diberi harga Rp 1,2 juta per bulan. "Jadi jika diisi empat orang, masing-masing hanya perlu membayar Rp 300 ribu sebulan. Ini sangat murah mengingat lengkapnya fasilitas yang ditawarkan," ungkap Rita.

Rusunawa ini dilengkapi WiFi gratis 24 jam, air bersih, mushola, security 24 jam, dan cleaning service. Di dalam kompleks rusunawa terdapat fasilitas untuk berolah raga milik UB seperti Lapangan Sepak bola, sirkuit Gokart, dan akan segera dibangun kantin, lapangan tenis, dan kolam renang.

Saat ini rusunawa sudah dihuni 12 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan. "Cukup kerasan tinggal di sini, karena harganya murah, tapi fasilitas seperti di hotel. Kuliah juga dekat, karena sekarang sedang Koass di Rumah Sakit Hewan Pendidikan yang memang lokasinya di UB Kampus 2 ini," ujar Min Rahmatillah, Mahasiswi Koass Gelombang 7 FKH UB.

Rektor berharap agar rusunawa ini dapat dikelola dengan baik, mahasiswa merasa nyaman dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk belajar. [Irene]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID