Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor UB Kunjungi IOB Timor Leste

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 04 November 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 5246

Rektor saat kunjungi IOB Timor Leste
Rektor saat kunjungi IOB Timor Leste
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS melakukan kunjungan dinas ke Timor Leste selama tiga hari, (26-28/10). Kunjungan ini untuk memenuhi undangan dan mengadakan MoU dengan East Timor Institute of Business (IOB) Timor Leste. Kerjasama ini bergerak dalam bidang pendidikan.

Dalam sambutannya, Prof. Bisri mengatakan pentingnya capacity building dan pengembangan sumber daya manusia, terutama sumber daya di negara yang sedang membangun. "Hanya dengan pendidikan dan pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, negara akan dapat berkembang," katanya.

Ia melanjutkan, dari pendidikan akan dapat dikembangkan teknologi yang diperlukan dunia. "Dengan penyediaan teknologi yang diperlukan, akan tercipta infrastruktur yang berguna bagi masyarakat, misalnya jalan raya, jembatan, bendungan, dan bahkan teknologi informasi," paparnya.

Pada kesempatan ini, rektor juga menghadiri wisuda sarjana (Lisensia Economia, Gestro no Informatika IOB). Pada wisuda IOB yang keenam ini terdapat 407 wisudawan. Disamping itu, rektor juga juga memberikan pencerahan kepada mahasiwa IOB di Timor Leste dan instansi Kementerian Pertanian dan Perikanan, serta memberikan seminar manajemen keuangan untuk menciptakan nilai bisnis dan mengembangkan ekonomi negara yang diselenggarakan di distrik Maliana, Timor Leste.

Kunjungan ini juga diikuti oleh Prof Dr. Ir. Ifar Subagiyo, M.Agr.Sc, dan Prof. Dr Moeljadi, SE, SU, M.Sc. Selama di Timor Leste didampingi Menteri Pertanian dan Perikanan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua Yayasan Klibur, dan Rektor East Timor Institute of Business Timor Leste.

Disampaikan rektor, kunjungan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, terutama masyarakat di negara yang sedang berkembang. Pengabdian ini juga akan dilanjutkan ke beberapa negara di Vietnam dan negara yang sedang berkembang lainnya.

Rektor berharap kedepan dapat lebih meningkatkan kerjasama ini. "Tidak hanya bidang pendidikan tetapi bidang penelitian, kerjasama yang telah berjalan dengan kementerian Pertanian dan Perikanan akan terus dilanjutkan," pungkasnya. [sekrek/irene]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID