Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor UB: Dosen PA Harus Bisa Mengikuti Permasalahan Mahasiswa Jaman Now

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dimaspam pada 09 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 194

Ari Pratiwi, S.Psi, M.Psi memberikan materi konseling kepada peserta
Ari Pratiwi, S.Psi, M.Psi memberikan materi konseling kepada peserta
Peran Dosen Pembimbing Akademik (PA) di suatu Universitas sangatlah penting karena Dosen PA merupakn ujung tombak bagi mahasiswa untuk berkonsultasi  apabila terdapat permasalahan yang mengganggu selama proses perkuliahan. Untuk itu Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) UB menyelenggarakan Pelatihan Konseling bagi Dosen PA, Senin-Kamis (8/10-11/10/2018) di Hotel Ubud Malang.
Pelatihan yang diikuti oleh 33 dosen seluruh fakultas di UB ini merupakan agenda rutin tahunan LP3M UB dimana setiap tahunnya dosen PA yang mengikuti pelatihan  selalu membawa persoalan baru dari mahasiswa yang dibimbingnya.

e-counseling
e-counseling
Ari Pratiwi, S.Psi., M.Psi selaku Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan di era milenial saat ini semakin kompleks problematika yang dihadapi mahasiswa sehingga dosen PA juga harus bisa menyesuaikan masalah mahasiswa bimbingan yang dihadapi.

“Sistem bimbingan saat ini yang diaplikasikan secara online di UB membuat peran dosen PA sangatlah minim. Mungkin hanya untuk keperluan tanda tangan KRS saja tanpa tatap muka sehingga kesempatan mahasiswa untuk meminta masukan dan saran dalam hal yang bersangkutan dengan perkuliahan menjadi sedikit. Maka dengan pelatihan setelah mendapat ilmu tentang konseling ini kami berharap dosen PA lebih peduli dan hangat terhadap mahasiswa bimbingannya sehingga bisa mengurangi permasalahannya,” kata Ari.

Hal tersebut didukung oleh Rektor UB Prof. Dr. IR. Nuhfil Hanani, MS saat membuka pelatihan konseling dosen PA dengan mengatakan kepada peserta bahwa dosen PA sekarang ini harus bisa mengikuti permasalahan mahasiswa jaman now.

“Sesuai dengan amanat Menristek dikti bahwa di era revolusi industri 4.0 ini semua aspek harus inovatif dan bisa mengikuti perkembangan jaman. Memang beda dengan jaman saya kuliah dulu dimana permasalahan mahasiswa hanya seputar itu-itu saja, tetapi jaman sekarang dengan kemajuan teknologi permasalahan yang dimiliki mahasiswa jaman now ini lebih rumit. Maka anda sebagai ujung tombak harus bisa sebagai pemberi solusi bagi permasalahan mereka,” ujar Prof. Nuhfil.

Selain pelatihan konseling bagi dosen PA, LP3M juga membuka layanan konseling bagi mahasiswa, tenaga pendidikan maupun dosen secara online yang beroperasi mulai bulan Oktober 2018 melalui situs konseling.ub.ac.id. Ada dua macam konseling yang ditawarkan LP3M yakni konseling online maupun konseling tatap muka.[dimas/Humas UB]


 

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID