Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor Lepas Tim KKN Tematik ke Masakambing

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 29 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 688

Pelepasan Rombongan KKN Tematik LPPM ke Masakambing
Pelepasan Rombongan KKN Tematik LPPM ke Masakambing
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya (LPPM UB) melakukan pelepasan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekspedisi Perintis Maritim (EPM). Kegiatan yang dilakukan di Lobby Rektorat UB ini diikuti oleh 30 mahasiswa dari 9 fakultas di Universitas Brawijaya, pada Kamis (25/01).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di Pulau Masakambing, Kepulauan Masalembu, Sumenep, Jawa Timur dengan tema strategi pengembangan potensi desa pesisir di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Beberapa bidang pengabdian yang dilakukan selama berada di Pulau Masa Kambing, antara lain bidang kesehatan, pendidikan, wisata, pelestarian, serta lingkungan.

Pelepasan KKN Tematik kali ini dihadiri oleh Ketua LPPM Dr.Ir. Bambang Susilo , MSc.Agr., Ketua Pelaksana KKN Tematik Dr. Susinggih Wijana, MS serta di buka oleh Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri MS.

Pada sambutannya Rektor menyampaikan bahwa beliau sangat menyambut adanya kegiatan pengabdian masyarakat kali ini. "Ini  merupakan salah satu tugas pokok dari Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat," Jelas Rektor.

Sesuai dengan visi misi  Universitas Brawijaya yaitu Entrepreneur University, yang selama ini dirasa lingkaran pendidikan lebih unggul dari pada lingkaran penelitian dan pengabdian. "Dengan adanya KKN Tematik ini semoga penelitian dan pengabdian dapat seimbang dengan pendidikan," tambahnya. Ia juga berharap agar nantinya KKN Tematik ini memiliki bobot SKS yang tinggi dengan tujuan untuk membranding Universitas Brawijaya di kancah Internasional dan daerah Desa.

Susinggih selaku Ketua Pelaksana KKN Tematik berharap kedepannya lembaga-lembaga minat khusus seperti Resimen Mahasiswa, Korps Sukarela, serta Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam dapat difasilitasi untuk melaksanakan pengabdian masyarakat ke pulau-pulau terpencil setahun dua kali.[vida/vicky/Humas UB]

 

 

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID