Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor Bentuk Tim Peduli Aceh

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Januari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 4989

Tim Peduli Bencana Nasional Aceh dibentuk di lingkungan Universitas Brawijaya. Tim ini dibentuk berdasarkan surat tugas nomor 3168/J10/TU/2004, dan bertugas melakukan koordinasi/penggalangan dana untuk bencana di Aceh, memungut dan menghimpun dana dari sivitas akademika, baik berupa pemotongan gaji bagi dosen dan karyawan, pimpinan universitas dan fakultas, lembaga, serta alumni. Tim ini juga bertugas menyalurkan dana yang diperoleh baik dalam bentuk uang dan atau barang kepada masyarakat Aceh dan melaporkannya kepada Rektor.
Susunan tim tersebut terdiri dari Pembantu Rektor II sebagai ketua, Pembantu Rektor III sebagai wakil ketua, Kepala Humas sebagai sekretaris, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan sebagai bendahara serta beranggotakan para pembantu dekan II dan III dari sepuluh fakultas, Asisten Direktur II Pascasarjana, BEM universitas dan fakultas serta DPM.
Selain membentuk tim, rektor juga menghimbau agar seluruh keluarga besar Universitas Brawijaya membantu para korban bencana di Aceh dengan menghimpun dana, yang pengaturannya dituangkan ke dalam surat edaran nomor 3167/J10/TU/2004 tertanggal 29 Desember 2004. Dana dihimpun dari institusi, maupun dari dosen dan karyawan, serta mahasiswa. Dari lingkungan universitas/fakultas/pasca/lembaga, Rp 30 juta dihimpun dari universitas, dari 4 fakultas (FE, FIA, FT dan FK) masing-masing Rp 10 juta, sedangkan dari FH, FMIPA, Faperik, Fapet, FTP, FP, dan Pascasarjana masing-masing Rp 7,5 juta, dari lembaga-lembaga masing-masing minimal Rp 5 juta. Dari pimpinan Universitas mulai Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta; dari pimpinan fakultas mulai Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu, dari ketua lembaga dan Direktur Pascasarjana masing-masing Rp 500 ribu.
Dari kalangan dosen dan karyawan, sumbangan dihimpun dengan memotong gaji bagian bulan Januari 2005, sebesar Rp 2500 untuk golongan I, Rp 5000 untuk golongan II, Rp 10000 untuk golongan III, dan Rp 25000 untuk golongan IV. Sedangkan dari mahasiswa, dihimpun dana sebesar Rp 1000 per orang yang dipungut pada saat pendaftaran ulang bulan Februari 2005. Semua dana dimasukkan ke rekening Rektor Universitas Brawijaya di BNI cabang Universitas Brawijaya dengan nomor rekening 253.000851003.901. Ditargetkan usaha ini dapat menghimpun dana sekitar Rp 100-200 juta. Menurut rencana, bantuan yang terkumpul akan segera disalurkan melalui badan penyalur yang ada di Malang, besok, Selasa 4/1.
Diperoleh informasi dari Pembantu Dekan II dr. Samsul Islam SpMK MARS, Fakultas Kedokteran tetap membentuk tim relawan yang terdiri dari sekitar 20 tenaga medis, baik dokter, perawat, atau mahasiswa kedokteran dari program studi kedokteran, keperawatan, atau gizi, yang akan diterjunkan ke Aceh. Pendaftaran sudah dibuka sejak Jumat 31/12 dan berlangsung hingga Kamis 6/1.
Sementara itu, empat relawan dokter Fakultas Kedokteran, Jumat 31/12, diberangkatkan ke Aceh untuk membantu penanganan pascabencana. Mereka adalah dr. Nico Sukmawan, dr. Jajang Juanidi, dr. Rian Hermana, dan dr. Arifandi yang tergabung dalam tim MER-C Cabang Malang yang bekerjasama dengan Ponpes Hidayatullah Surabaya. Di lapangan tim tersebut bergabung dengan tim MER-C lain. [li]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID