Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor Ajak Wisudawan Berpikir Kritis dan Berkompetensi

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 22 Januari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 308

Sebagai institusi pendidikan, UB berperan dalam membentuk potensi pemuda Indonesia menjadi aset sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan potensi yang berkualitas, maka mahasiswa dan ilmuwan dapat berpikir kritis dan mampu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Rektor Univeritas Brawijaya, Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani, AR., MS saat melantik 1125 wisudawan dalam Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana UB Periode VII. Kegiatani ini dilaksanakan pada Sabtu (19/01/2019) di gedung Samanta Krida, Universitas Brawijaya.

Dalam sambutannya, Nuhfil juga mengapresiasi prestasi yang diraih oleh sivitas akademika UB, diantaranya juara kompetisi Debat Harmoni Untuk Negeri, penghargaan dalam Seoul International Invention Fair 2018 dan beberapa prestasi lain. "Semua prestasi tersebut merupakan modal bagi mahasiswa dan institusi khususnya wisudawan UB yang memiliki kemampuan berpikir kritis, serta semangat dalam merealisasikan aspirasi, sehingga mampu menyelesaikan permasalahan di masyarakat dan siap bersiang di era Masyarakat Ekonomi Asean." Ujarnya.

UB, menurut Nuhfil, juga berperan dalam menyelesaikan persoalan bangsa. "UB harus mampu menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan yang meperkuat kompetensi dan mampu menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan menjadi bangsa Indonesia" imbuhnya.

Melalui kompetensi, tutur Nuhfil, kemampuan seseorang dapat diukur melalui asesmen terstruktur, mencakup kemandirian dan tanggung jawab pada bidang kerja. Karena menyangkut tanggung jawab, maka termasuk pula jiwa dan semangat mandiri dan kewirausahaan.[vicky]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID