Prasetya Online

>

Berita UB

Rakernas IKA UB : Sinergitas Alumni dan Universitas Wujudkan Kualitas dan Mutu UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 28 October 2015 | Komentar : 0 | Dilihat : 3700

Rakernas IKA UB mengusung tema Konsolidasi Ikatan Alumni dalam rangka penguatan jaringan sebagai sumbangsih kepada Universitas Brawijaya
Rakernas IKA UB mengusung tema Konsolidasi Ikatan Alumni dalam rangka penguatan jaringan sebagai sumbangsih kepada Universitas Brawijaya
Alumni merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan sebuah institusi, khususnya universitas, baik secara langsung maupun tidak langsung. Para alumni hadir ditengah-tengah universitas tidak hanya memberikan kontribusi bagi kalangan sivitas semata, akan tetapi bagaimana mensinergikan  sebuah capaian yang dapat bermanfaat bagi semua pihak. "Tolak ukurnya tentu kepada stakeholder, partner bisnis, pemerintah, dan universitas". Hal ini sempat disampaikan Drs. Djarot Saiful Hidayat M.Si dalam Rapat Kerja Nasional Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) yag digelar di Auditorium Fakultas Hukum, Sabtu (24/10).

Menurutnya, kontribusi yang diberikan oleh alumni bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk salah satunya aktif dalam jaringan bisnis, political gathering dan bakti sosial. "Tentu political gathering yang dimaksudkan tersebut tidak serta merta dianggap ikut terjun ke dalam kancah politik nasional. Namun lebih menitik beratkan kepada masukan, ide, konsep maupun edukasi yang berbasis pada keilmuan. Seperti seminar dan sebagainya," ujar Djarot yang juga menjabat sebagai presidium IKA UB.

Lalu peranan apa yang dapat diberikan kepada universitas? Presidium IKA UB, Drs. Samsyul Ma'arif, SH, LLM menjelaskan kepada seluruh peserta jika alumni harus memiliki kapabilitas yang selaras dengan dunia pendidikan. Hal itu bisa diwujudkan dengan melakukan research maupun aktif menulis jurnal. "Bahkan dibeberapa universitas ternama lainnya, para alumni ikut juga berkontribusi menulis jurnal internasional. Ini bisa menjadi wacana bagi anggota IKA UB," ujarnya.

Selain itu, keaktifan alumni dalam berkomunikasi dan menjalin networking antar sesama alumni juga berperan penting. Itulah mengapa pada beberapa waktu lalu para alumnus UB yang tinggal di London, Inggris membentuk kepengurusan IKA UB yang sudah disahkan pengurus pusat. Tidak dipungkiri apabila  dengan membangun networking yang cukup luas, IKA UB dapat berkembang hingga negara-negara lain. Perhatian para alumni UB yang berada di berbagai negara-negara lain ini sebenarnya sudah ditunjukkan pada Munas IKA UB di Jakarta pada 22 Agustus lalu. "Jika UB menuju kampus world class university, maka alumni pun bisa mengarah kepada visi yang sama," tambahnya.

Peluncuran Kartu Alumni IKA UB
Peluncuran Kartu Alumni IKA UB
Dalam acara tersebut, IKA UB juga melakukan berbagai kerjasama, diantaranya adalah penandatanganan Moment of Understanding (MoU) bersama BTN dalam peluncuran kartu alumni UB-BTN, serta penandatanganan perjanjian sewa gedung alumni antara IKA UB dan pihak universitas. Sedangkan untuk memperkuat networking antara para alumni, UB telah mempersiapkan pengenalan Sistem Database Alumni (SINATRA) sebagai wadah informasi bagi setiap alumnus UB. [indra]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID