Prasetya Online

>

Berita UB

Program Pertukaran Budaya di Prefecture University of Kumamoto (PUK) Jepang

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafib pada 15 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 762

Nadia Irma Della Devina mengikuti pertukaran budaya di Universitas Kumamoto Jepang
Nadia Irma Della Devina mengikuti pertukaran budaya di Universitas Kumamoto Jepang

Nadia Irma Della Devina (20), mahasiswi semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, mendapat kesempatan untuk mengunjungi dan mempelajari kebudayaan Negeri Bunga Sakura secara langsung dengan mengikuti Program Perkenalan Budaya oleh PUK (Prefecture University of Kumamoto). Nadia berangkat ke Jepang bersama lima orang mahasiswa lainnya didampingi oleh satu orang dosen pada tanggal 9 Desember 2017 dan berkesempatan belajar tentang  kebudayaan Jepang secara langsung selama 10 hari.

Peserta Program Pertukaran Budaya ini mengikuti kelas sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebagai berikut:

Peserta mengikuti kegiatan dengan jadwal yang padat
Peserta mengikuti kegiatan dengan jadwal yang padat
(1) Senin: para peserta mengikuti orientasi pengenalan kehidupan kampus dan mengikuti Welcome Party yang merupakan kesempatan  berkenalan dan berbincang antar mahasiswa Indonesia dan Jepang;

(2) Selasa: para peserta mengikuti kelas tradisi minum teh Jepang yang disebut dengan Chadou,  dan memakai pakaian tradisional Jepang (yukata);

(3) Rabu: para peserta program ini mengikuti seminar yang diadakan oleh Mr. Takano, dosen Cross Culture di PUK. Pada seminar itu, mahasiswa PUK menyampaikan presentasi terkait hubungan Jepang dan Indonesia dari zaman sebelum kemerdekaan RI hingga hubungan yang terus makin membaik hingga saat ini. Pada seminar itu juga Nadia dan teman - temannya diberi kesempatan untuk bercerita tentang Indonesia. Kemudian, mereka juga diberi kesempatan untuk menampilkan lagu Ampar-ampar Pisang dan sebuah lagu dangdut;

(4) Kamis: selain belajar kebudayaan Jepang, para peserta juga berkesempatan jalan-jalan di negara cantik tersebut. Tempat yang mereka kunjungi adalah Suizenji Park;

(5) Jumat: Nadia dan teman - temannya memperkenalkan budaya Indonesia melalui presentasi dan performance yang diadakan di Hall PUK. Nadia memperkenalkan Indonesia secara umum dan memperkenalkan budaya dari daerah kelahirannya, yaitu Jawa Timur. Tidak lupa pula ia menggenakan kebaya saat presentasi. Pada akhir presentasi, Nadia beserta teman - temannya menampilkan Tari Merak, Tari Sajojo dan musik dangdut yang mendapatkan respon yang sangat baik.

Peserta memakai pakaian adat jepang
Peserta memakai pakaian adat jepang
(6) Sabtu: Nadia bersama rekan - rekannya tidak pergi ke kampus. Mereka pergi ke Kumamon Square untuk berbelanja.

(7) Minggu: peserta Pertukaran Budaya tersebut pergi ke Gunung Aso yang terletak di Kumamoto. Di Gunung Aso, Nadia melihat benda putih yang berjatuhan bak gerimis. Itu adalah pertama kalinya Ia melihat salju. Nadia dan rekan - rekannya sangat senang melihat salju yang turun dan tertabur di rerumputan bagai es serut.

Semua tentang  Jepang membuat Nadia jatuh cinta. Bahasa, budaya, makanan, pakaian tradisional, tempat wisata, suasana hangat dan orang-orang yang ditemuinya membuatnya betah dan ingin kembali mengunjungi negara yang setiap sudutnya indah ini.  [PS.PBJep/DT/MSH/PSIK FIB/Humas UB]

Artikel ini dapat dibaca pula di http://fib.ub.ac.id/PendidikanJepang/?p=728

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID