Prasetya Online

>

Berita UB

Program 3 in 1: Visiting Professor India dan Malaysia di Jurusan TIP

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 24 Mei 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 951

KUliah tamu oleh Prof. Natarajan Panchanatham di TIP
KUliah tamu oleh Prof. Natarajan Panchanatham di TIP
Di tahun 2018, Universitas Brawijaya (UB) meluncurkan program pendidikan untuk meningkatkan peringkat UB di dunia Internasional yang dikenal dengan nama 3 in 1 program. Pada program ini, tiga komponen dosen yaitu dosen internal UB, dosen luar negeri (visiting professor) dan dosen praktisi industri bergabung sebagai tim pengajar pada satu mata kuliah. Aktivitas utama tim dosen dalam program 3 in 1 adalah melakukan proses pembelajaran di kelas dan/atau laboratorium  sesuai dengan silabus perkuliahan. Tahun ini, UB membiayai 76 mata kuliah yang masuk dalam program 3 in 1 dari 14 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana di UB.

Ketua Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UB Sri Suhartini, STP., M.Env.Mgt., PhD menjelaskan bahwa prestasi Jurusan TIP UB kian gemilang. Indikatornya adalah terpilihnya dua mata kuliah sebagai percontohan pada program 3 in 1 yaitu MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) dan STI (Sistem dan Teknologi Informasi). Tim pengajar pada mata kuliah MSDM terdiri dari Riska Septifani, S.TP., MP (Dosen TIP-UB), Dr. Panji Deoranto, S.TP., MP (Dosen TIP-UB), Prof. Natarajan Panchanatham (Dosen Annamalai University, India) dan Niko Dwi Supri Atmoko, S.TP (praktisi industri dari PT. Suntory Garuda Beverage Sidoarjo). Sedangkan tim pengajar pada mata kuliah STI  terdiri dari Mas'ud Effendi, S.TP., MP (Dosen TIP-UB), Miftakhurrizal Kurniawan, S.T., MT (Dosen TIP-UB), Dr. Fakhrul Zaman Rokhani (Dosen Universiti Putra Malaysia, Malaysia) dan Daniel Oscar Baskoro, S.Kom (praktisi industri). Kegiatan pada program 3 in 1 di kedua mata kuliah tersebut diselenggarakan pada semester genap 2017/2018, tepatnya mulai April - Mei 2018.

Program 3 in 1 di jurusan TIP
Program 3 in 1 di jurusan TIP
Selain aktivitas pembelajaran, aktivitas tambahan juga dilakukan oleh tim dosen dari luar negeri. Kegiatan tersebut meliputi perbaikan materi kuliah dan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), penyelenggaraan international guest lecture, kunjungan agroindustri  di Malang dan Batu, international workshop (tentang kegiatan penelitian, sharing hasil penelitian, sharing publikasi jurnal internasional, sharing budaya, dll), discussion terkait potensi kolaborasi riset serta pertukaran mahasiswa dan staff akademik (inbound dan outbound), serta kunjungan budaya.

Pada kegiatan kunjungan agroindustri, misalnya, Prof. Natarajan Panchanatham  mengunjungi beberapa UKM seperti UKM Keripik Tempe Bu Noer (Malang), UKM Marning Jagung Firdaus (Malang) dan UKM Sari Apel Bagus Agriseta. Prof. Panch mengatakan, "Produk yang diolah secara tradisional yang dihasilkan oleh UKM di India memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan produk yang dihasilkan oleh pabrik karena masyarakat India merasa jika mengkonsumsi produk tradisional lebih sehat dan memiliki citarasa yang khas". Namun, hal tersebut justru berbeda dengan keadaan produk hasil UKM di Indonesia yang rata-rata memiliki harga jual yang lebih murah jika dibandingkan dengan hasil pabrik.

Kegiatan lain yang tidak kalah menarik adalah international guest lecture yang diselenggarakan  pada 16 Mei 2018 di Aula Gedung F lantai 2 Fakultas Teknologi Pertanian.  Duet international  visiting professor, yaitu Prof. Natarajan Panchanatham dan Dr. Fakhrul Zaman Rokhani dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa dari program Sarjana dan Pascasarjana Jurusan TIP. Pada kegiatan tersebut, Prof. Panch berbicara tentang Creativity for Entrepreneur, sedangkan Dr. Fakhrul menyampaikan materi tentang Industry Revolution 4.0. Acara ini dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Program Sarjana Jurusan TIP yaitu Sri Suhartini, P.hD. Kuliah tamu ini diharapkannya dapat memberikan pengetahuan lebih kepada mahasiswa terkait revolusi industri dan bagaimana pentingnya kreativitas bagi entrepreneur.

Dalam paparannya, Prof. Panch menyampaikan bahwa kunci utama menjadi seorang entrepreneur adalah memiliki kreativitas untuk membuat sesuatu yang baru dengan memanfaatkan peluang yang ada.

Sementara Dr. Fakhrul dalam paparannya menyampaikan bahwa industry revolution 4.0 merupakan trend terbaru dunia industri dengan memanfaatkan teknologi komputer sehingga dapat mengoptimalkan serta menyederhanakan rantai pasok di suatu industri. Sesi materi yang menarik tersebut mengundang banyak pertanyaan dari mahasiswa. Selain itu, materi yang disampaikan oleh kedua visiting professor sangat relevan dengan fokus Jurusan TIP untuk menjadi pioneer dalam menciptakan agroindustri kreatif yang menggabungkan unsur teknopreneurship, penguatan agroindustri, hilirisasi, dan ramah lingkungan. [Sri/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID