Prasetya Online

>

Berita UB

Prof. Bagong Suyanto Berbagi Tips Menggali Topik Penelitian Sosial

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafisip pada 11 Maret 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 277

Prof Bagong (tengah)
Prof Bagong (tengah)

“Akademisi bidang sosial berhutang budi pada kasus kemiskinan di Indonesia,” kata salah satu dosen di Departemen Sosiologi FISIP Universitas Airlangga (Unair) sekaligus penulis buku “Memahami Teori Sosial” Prof. Bagong Suyanto. Sindiran dengan nada bercanda ini disampaikan Bagong sebagai salah satu bentuk penyadaran pada akademisi sosial akan minimnya inovasi pada topik-topik penelitian yang diangkat.

Dalam penyampaian materi yang diselenggarakan pada Senin (4/3/2019) di Auditorium Nuswantara FISIP UB ini, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini menyampaikan bahwa akademisi sosial seringkali sulit mendapat topik menarik karena kurang “berjarak” dalam melihat banyak hal.

“Orang yang biasa melihat sesuatu, tidak menganggap sesuatu itu sebagai suatu masalah yang menarik untuk diteliti. Manusia seringkali tidak menyadari fenomena di sekitarnya karena tidak berjarak dengan sesuatu itu. Berjarak berarti memberi ruang antara diri sendiri dengan fenomena di sekitar, sehingga mampu melihat sisi menarik dan unik dari fenomena tersebut,” jelas Bagong.

Penyampaian materi tersebut berkaitan erat dengan isi buku “Memahami Teori Sosial” yang diulis Bagong bersama rekan-rekan dosen dari Departemen Sosiologi.

Buku yang banyak dilandasai oleh teori Gramsci ini, diharapkan dapat menyediakan bacaan-bacaan yang memungkinkan pembaca untuk melacak latarbelakang dan melihat dasar filsafat dari fenomena sosial yang ada. Selain itu, buku yang akan terus dikembangkan dengan babak-babak baru ini diharapkan dapat menjadi alat dalam memahami realitas sosial yang ada di masyarakat.

Tidak hanya Prof. Bagong Suyanto, kegiatan Diskusi Buku ini dihadiri juga oleh penulis buku “Ekonomi Politik Monopoli”, Dr. Abdul Aziz S.R.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Abdul Aziz juga memaparkan latar belakang, gambaran umum isi serta proses pembuatan dari buku karangannya tersebut.

Dr. Aziz mengatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang kurang baik karena terjadi praktik monopoli ekonomi di Indonesia. (07/Fariza/Humas FISIP/Humas UB)

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID