Prasetya Online

>

Berita UB

Polisi Kesulitan Tentukan Tersangka 

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1609

Kemarin, Rekonstruksi Kasus Pemukulan Ibnu Tricahyo Digelar.
Masih ingat kasus pemukulan Ketua PP Otoda Unibraw Ibnu Tricahyo di Gedung DPRD Kota Malang? Hingga saat ini, berkas perkara kasus tersebut belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.
Terhambatnya pelimpahan berkas perkara kasus itu, disebabkan polisi kesulitan untuk menetapkan tersangka pemukulan. "Bagaimana mungkin kami bisa melimpahkan berkas ke kejari, kalau tersangkanya saja belum ada," tegas Kasatreskrim Polresta Malang AKP Heru Prasetya SIK usai rekonstruksi kasus itu di DPRD Kota Malang, kemarin.
Dia menjelaskan, kesulitan lainnya adalah keterangan korban dan saksi tidak mengarah langsung pada seorang tersangka. Semua keterangan yang dihimpun belum jelas dan membuat polisi kesulitan untuk mengungkap identitas tersangka.
Ketika Radar berusaha mengonfirmasi tentang identitas tersangka, Heru menganjurkan untuk menanyakan langsung kepada korban. "Kalau yang ditanyakan siapa tersangkanya, kami juga belum tahu. Coba Anda tanyakan langsung ke Pak Ibnu, mungkin dia tahu," kata Heru.
Dia menambahkan, seharusnya korban dapat melihat dan mengenali para pemukul, karena jarak antara dirinya dengan para pemukul sangat dekat. Kalau, korban saja tidak dapat mengenali atau paling tidak menjelaskan ciri-ciri fisik yang lengkap, pihaknya mengaku kesulitan.
Dalam rekonstruksi yang dilaksanakan selama kurang lebih satu jam itu, polisi berusaha menganalisa bagaimana proses terjadinya pemukulan. Rekonstruksi kasus itu, kemarin langsung dipimpin oleh Heru sendiri. Rekonstruksi itu merupakan hasil analisa polisi berdasarkan pernyataan korban dan para saksi yang sudah dihadirkan.
Seusai acara itu, Heru menegaskan bahwa sekalipun kesulitan untuk mengungkap tersangka kasus ini, dia menjamin pihaknya tidak akan berhenti mengusut kasus yang sempat menghebohkan itu. "Kami janji akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas, untuk itu butuh waktu," kata Heru. [ham] http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=113928&c=88

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID