Prasetya Online

>

Berita UB

Perguruan Tinggi Berperan dalam Pengelolaan SDA

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 30 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 605

Sarasehan Nasional Pengelola Usaha Akademik se-Indonesia tahun 2017
Sarasehan Nasional Pengelola Usaha Akademik se-Indonesia tahun 2017
Indonesia mempunyai kekayaan alam yang sangat berlimpah. Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia bisa menjadi kekuataan besar dalam perekonomian dunia. Sayangnya nilai Sumber Daya Alam yang dimiliki oleh Indonesia sangatlah kecil. Oleh karena itu perlu peran perguruan tinggi dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia dan IPTEK untuk mengelola SDA.

"Perguruan tinggi berperan dalam mencetak tenaga kerja atau Sumber Daya Manusia yang berpendidikan contohnya melalui pelatihan-pelatihan," kata Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si.

Sedangkan IPTEK bisa digunakan untuk melakukan penelitian-penelitian yang bersifat inovatif. Dalam Sarasehan Nasional Pengelola Usaha Akademik PTN-BLU se-Indonesia, Jumain Appe mengatakan bahwa penelitian yang dilaksanakan saat ini hanya sebatas untuk publikasi dan tidak banyak yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Oleh karena itu diperlukan adanya hilirisasi IPTEK untuk memaksimalkan peran Inovasi dalam perekonomian," katanya.

Bagi perguruan tinggi, hilirisasi IPTEK yang bersifat inovatif bisa digunakan sebagai salah satu upaya Badan Usaha Akademik dalam pengelolaan keuangan.

"Badan Usaha Akademik bisa mengelola usaha sesuai dengan tupoksi yaitu menggunakan SDM dan memanfaatkan teknologi. Meskipun BUA (Badan Usaha Akademik) diperbolehkan mengelola usaha di luar tupoksi oleh Kementerian Keuangan, jangan sampai kedepan perguruan tinggi lebih mengutamakan mengelola usaha dibandingkan menerapkan IPTEK," katanya.

Pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh BUA nantinya akan digunakan untuk kepentingan pengembangan perguruan tinggi.

Sarasehan Nasional Pengelola Usaha Akademik tahun ini merupakan yang pertama kalinya diadakan. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Badan Usaha Akademik (BUA) Universitas Brawijaya Prof. Gugus Irianto mengatakan bahwa sarasehan nasional diadakan sebagai media untuk saling bertukar pikiran dan informasi pengelola-pengelola badan usaha akademik perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Diharapkan dengan adanya sarasehan bisa menghasilkan sebuah upaya untuk memperkuat perguruan tinggi. [Oky Dian/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID