Prasetya Online

>

Berita UB

Peran Manusia Tidak Sepenuhnya Terganti oleh Robotic Journalism

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafisip pada 20 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 675

Rahadian Prajna Paramita dari Beritagar.id
Rahadian Prajna Paramita dari Beritagar.id
Robotic journalism atau jurnalis robot merupakan penggunaan mesin tanpa campur tangan reporter manusia untuk menghasilkan laporan atau artikel. Robotic journalism  di Indonesia  mulai digagas oleh salah satu media online, yaitu Beritagar.id sejak 2018. Beritagar.id menggunakan robotic journalism  dengan berfokus pada laporan hasil pertandingan sepak bola. Tujuan penggunaan jurnalis robot adalah untuk membantu editor.

Meskipun demikian, robotic journalism tidak akan sepenuhnya menggantikan manusia dalam menulis artikel berita. "Robot belum bisa melakukan wawancara, hanya manusia yang dapat melakukannya dalam praktik jurnalisme," jelas Rahadian Prajna Paramita selaku Wakil Pimpinan Redaksi Beritagar.id.

Rahadian hadir di Auditorium Nuswantara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dalam rangka memberikan kuliah tamu dengan tema "Enter the Robot Journalisme: How Artificial Intelligence and Journalism May Co-Develop". Acara tersebut diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijaya pada hari Jum'at (9/11/2018).

Rahadian juga menjelaskan bahwa selain penggunaan jurnalis robot, Beritagar.id juga menggunakan data driven journalism sebagai paradigma datanya dengan menggunakan Computer Assisted Reporting (CAR) untuk membantu mengolah data.

"Walaupun praktik jurnalisme saat ini banyak menggunakan robot atau mesin, tetapi jurnalis manusia tetap tidak akan tergantikan sepenuhnya," tutup Rahadian. [02/Fariza/Humas FISIP/Humas UB]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID