Prasetya Online

>

Berita UB

Pengembangan Kurikulum Menjadi Bahasan Dalam Kunjungan FEM IPB ke FP UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFP pada 03 April 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 638

Kunjungan FEM IPB ke FP UB
Kunjungan FEM IPB ke FP UB
Bertempat di Balai Senat lantai 6 Gedung Sentral Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) pada Senin (02/04/2018), FP UB menerima kunjungan Dosen dari  Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB). Rombongan yang berjumlah 22 orang yang dipimpin oleh Ketua Departemen Agribisnis FEM IPB  Dr. Ir. Dwi Rachma , M.Si diterima secara terbuka oleh Dekan FPUB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS. didampingi Ketua Jurusan Sosek Mangku Purnomo Ph.D, Sekjur Wisynu Ari Gutama, MMA, serta Ketua PS Agribisnis Dr.Ir. Agustina Shinta, MS.

Dalam sambutannya, Dekan FP yang juga alumnus S2 dan S3 IPB sangat senang atas kunjungan ini dan mengucapkan selamat datang. Selain itu, ia menyampaikan bahwa dalam dunia pendidikan di dalam negeri dahulu, IPB merupakan saingan, tapi untuk saat ini tidak lagi, justru menjadi kawan untuk bersama-sama bersaing dengan universitas di luar negeri. Karena hal ini sesuai dengan tujuan UB sendiri untuk menuju daya saing Asia.

Discussion and sharing session at FEM IPB visit
Discussion and sharing session at FEM IPB visit
"Pengembangan dunia pendidikan saat ini sangat pesat hingga harus bisa menyesuaikan kondisi termasuk kurikulum, terlebih FP sudah menuju go internasional. Salah satunya FP sudah mulai melaksanakan program double degree bagi program sarjana, jadi harus benar-benar banyak perubahan dan penyesuaian dalam kurikulum," demikian dikatakan Prof. Nuhfil Hanani.

Ketua rombongan Dr. Ir. Bayu Krisnamukti, MS yang juga merupakan mantan Wakil Menteri Perindustrian RI pada masa presiden SBY menyampaikan bahwa kunjungan ini dimaksudkan sebagai silaturahmi juga merupakan bagian dari study banding untuk pengembangan kurikulum bagi departemen agribisnis FEM IPB. "Saya berharap kunjungan ini mampu menyerap banyak hal terkait proses pengembangan kurikulum yang saat ini sudah harus disesuaikan dengan kebijakan DIKTI, dan berharap kelak bisa membuat joint workshop antara FEM IPB dan FP UB untuk pengembangan kurikulum jurusan agribisnis," ujar Bayu.

Selanjutnya Ketua Jurusan Sosek Mangku Purnomo Ph.D menyampaikan bagaimana pentingnya perubahan mata kuliah dalam jurusan agribisnis, tidak hanya teori semata tapi saat ini mahasiswa juga harus diikutkan secara langsung dalam praktek dengan materi kuliah. Dengan adanya tambahan tutorial dan praktikum dalam setiap mata kuliah menurutnya sudah cukup baik. "Namun alangkah baiknya juga ada tempat secara langsung bagi mahasiswa untuk pengembangan praktek mata kuliah, seperti ada wadah usaha pengembangan agribisnis bagi mahasiswa," katanya.

Dalam acara yang berlangsung sangat santai ini, diisi dengan berbagai tanya jawab dan sharing terkait kurikulum dan proses pembelajaran bagi mahasiswa dari masing-masing pihak, baik dari FP ataupun dari FEM IPB. Acarapun diakhiri dengan penyerahan cinderamata yang dilanjutkan dengan foto bersama. [zma/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID