Prasetya Online

>

Berita UB

Pengaruh Cahaya Matahari Bagi Peningkatan Kandungan Likopen dan Beta-Karoten pada Tomat

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFP pada 27 Juli 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 579

Ujian disertasi Dwi Setyorini
Ujian disertasi Dwi Setyorini
Semakin meningkatnya penyakit degeneratif mendorong manusia untuk mengkonsumsi antioksiadan eksternal untuk mencegah atau mengurangi terjadinya penyakit degeneratif. Banyak antioksidan yang terdapat di alam terutama pada buah dan sayur, yaitu Likopen dan β-Karoten yang merupakan antioksidan kuat yang sering terdapat dalam serum manusia. Buah tomat adalah salah satu buah yang mengandung Likopen dan β-Karoten yang cukup banyak, selain itu ada vitamin C, vitamin B, vitamin E dan kandungan mineral lainnya.

Likopen atau kandungan merah muda pada buah tomat merupakan karotenoid pigmen merah. Likopen merupakan karotenoid yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan kedua antioksidan tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik tanaman dan kondisi lingkungan tumbuh. Cahaya matahari merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan tanaman. Ada 3 faktor cahaya matahari yang mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman, yaitu insentitas, kualitas cahaya matahari dan panjang hari atau fotoperiodisme. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh cahaya matahari mempengaruhi kandungan Likopen dan β-Karoten buah tomat dengan memodifikasi lingkungan tumbuh tanaman tomat.

Hal itulah yang melatarbelakangi disertasi Dwi Setyorini  yang berjudul "Upaya Peningkatan Kandungan Likopen, β-Karoten dan produktifitas Tomat Indeterminate dan Determinate (Lycopersicon esculentum Mill) dengan Pemberian Komponen Cahaya matahari yang Berbeda", dalam Ujian Terbuka yang dilaksanakan hari jum'at (27/07/2018) bertempat di Ruang Sidang Utama Lantai 3, Gedung Pascasarjana Fakultas Pertanian.

Hadir sebagai  promotor Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, ko promotor terdiri dari Dr. Ir. Nurul Aini, MS dan Dr. Ir. Setyono Yudo T, MS. Adapun sebagai penguji  adalah Prof. Dr. Ir Arifin, MS., Prof. Dr. Ir. Moch. Dawan Maghfoer, MS., Dr. Ir. Agus Suryanto, MS. serta penguji luar yaitu Prof. (R). Dr. Ir. Didik Harnowo, MS dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi).

Dr. Dwi Setyorini, SP, MP wanita yang telah dikaruniai 2 anak ini lahir di Kediri pada tanggal 11 April 1968, merupakan peneliti muda pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur. Gelar sarjana diraihnya pada Fakultas Pertanian Universitas Wisnuwardhana dan gelar master di Universitas Gajah Mada. [zma/Humas UB]

 

 

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID