Prasetya Online

>

Berita UB

Pendaftaran Program BRIC Keempat Telah Dibuka

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dietodita pada 09 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 96


Tahun 2019 Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) kembali membuka kelas internasional bertajuk Brawijaya Rajamangala International Class (BRIC) keempat. BRIC merupakan implementasi kerjasama bidang akademik antara Faculty of Science and Agricultural Technology Rajamangala University of Technology Lanna, (RMUTL) Thailand dan Fapet UB.

Kerjasama yang telah disepakati pada bulan Oktober 2015 berkaitan dengan pengembangan kelas Internasional untuk meningkatkan reputasi kedua Universitas ke kancah dunia, serta memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa agar mampu bersaing secara internasional.

Peserta program BRIC adalah mahasiswa Fapet UB dan mahasiswa RMUTL, yang ditargetkan dalam satu kelas berjumlah 40 mahasiswa. Kegiatan perkuliahan akan dilakukan selama satu semester dimulai pada bulan Juli mendatang dengan rincian delapan pertemuan di Fapet UB, delapan pertemuan di RMUTL, dan satu bulan kegiatan magang.

Adapun mata kuliah yang akan diberikan pada perkuliahan internasional ini telah disinkronisasikan berdasarkan konten ruang lingkup materi, sekuens pokok bahasan, dan tugas praktikum, seperti Integrated Farming Systems, Ruminant Nutrirtion, Dairy Production and Industry, Poultry Production and Industry, Agribusiness of Livestock Production, dan Animal Waste Management.

Persyaratan bagi mahasiswa yang ingin bergabung ialah memiliki motivasi dan berkomitmen, berbahasa Inggris aktif, nilai IPK minimal 3.00, serta memiliki paspor dan visa. Pendaftaran peserta dibuka mulai tanggal 1-18 April 2019 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu .

Sementara itu estimasi biaya yang dibutuhkan oleh mahasiswa Fapet UB adalah Rp 15 juta per individu dan dibebankan kepada masing-masing peserta. Biaya tersebut mencakup biaya kuliah, akomodasi, pembuatan paspor dan visa, tiket penerbangan, serta biaya hidup di Thailand.

Prof. Lilik Eka selaku Wakil Dekan I mengatakan melalui program BRIC diharapkan para mahasiswa tidak hanya sekedar mengkaji bidang peternakan saja, tetapi mempelajari budaya masing-masing. (dta/Humas UB)

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID