Prasetya Online

>

Berita UB

Pelajari Genetik, Peternak Palestina Berkunjung Ke Fapet UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dietodita pada 27 Desember 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 869

Presentasi Dr. Gatot Ciptadi dalam pelatihan genetik ternak untuk peternak Palestina
Presentasi Dr. Gatot Ciptadi dalam pelatihan genetik ternak untuk peternak Palestina
Peternak asal Palestina mengunjungi Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), Kamis (21/12/2017). Kunjungan yang dilakukan oleh sepuluh orang peternak ini dalam rangka mempelajari genetik ternak sekaligus mengetahui peranan Fapet UB sebagai institusi perguruan tinggi dalam memajukan peternakan Indonesia.

Saat ini mereka sedang mengikuti training course on the strengthening of artificial insemination management and conservation of livestock genetic resource for Palestine. Pelatihan ini merupakan kegiatan kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang dilaksanakan 12-28/12/2017.

Bertempat di ruang sidang senat lantai 6, mereka disambut hangat oleh Dr. Osfar Sjofjan, selaku Wakil Dekan III. Ia menjelaskan kerjasama luar negeri bidang pendidikan yang telah dijalin oleh Fapet UB. Misalnya student dan lecture exchangeinternshipinternational class, dan penelitian bersama.

Fapet UB telah menggandeng beberapa universitas di luar negeri, antara lain Wageningen University and Research Center (Belanda), National Pingtung University (Taiwan), Rajamangala University of Technology Lana (Thailand), Universiti Putra Malaysia (Malaysia), Massey University (New Zealand), dan perusahaan ternak sapi perah di New Zealand.

Sementara itu dosen Fapet UB pakar genetika, bioteknologi, dan pemuliaan, Dr. Gatot Ciptadi membagikan ilmu mengenai genetik ternak. Ia memberikan materi management of local genetic resources, the important of animal freezing cells stock (sperm, occyte and somatic) using for resque and commercialization purposes.

Menurutnya salah satu tujuan Inseminasi Buatan (IB) ialah memperbaiki mutu genetik ternak, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual. [dta/Humas UB]

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID