Prasetya Online

>

Berita UB

Peduli Kesehatan Wanita, Dharma Wanita Adakan Pemeriksaan Reproduksi

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 09 Januari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 402

Suasana Pendaftaran Pemeriksaan PapSmear
Suasana Pendaftaran Pemeriksaan PapSmear
Sebagai bentuk kepedulian kepada kesehatan reproduksi wanita, Dharma Wanita Persatuan Universitas Brawijaya mengadakan pemeriksaaan Pap Smear dan SADARI. Kegiatan ini dilaksanakan di Poliklinik UB, pada Jumat, (3/1/2019).

Pemeriksaan ini merupakan rangkaian agenda Dies Natalis ke-56 UB. Menurut dr. Eviana Norahmawati, Sp.PA (K),  pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil sel-sel  yang melapisi mulut dan leher rahim. "Pemeriksaan ini digunakan untuk mendeteksi dini perubahan sel menuju kanker leher rahim, untuk mengetahui penyebab keputihan, juga bisa untuk menindaklanjuti bagi pasien yang pernah melakukan kemoterapi atau operasi untuk melihat keberhasilan tindakan medisnya," ujarnya.

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan rutin oleh wanita yang telah rutin melakukan hubungan intim. "Wanita yang memiliki resiko tinggi seperti pengguna IUD, melahirkan normal lebih dari tiga kali atau yang berhubungan intim dibawah usia 20 tahun diminta untuk memeriksakan diri 6 bulan sekali", imbuhnya.

Menurut dosen Fakultas Kedokteran UB ini, gejala kanker leher rahim stadium dini tidak menunjukkan gejala, sehingga dibutuhkan pemeriksaan dini. "Dengan pemeriksaan ini, jangan khawatir dan merasa malu karena diperiksa oleh dokter perempuan dan tenaga ahli, ayo menjaga kesehatan reproduksi", terangnya.

Selain PapSmear, ada pula pemeriksaan payudara untuk penecegahan kanker payudara. Dr. Sri Winarsih Nuhfil Hanani selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan UB menjelaskan kegiatan ini untuk anggota Dharma Wanita. "Papsmear ini gratis. Ditujukan untuk anggota meliputi karyawati, dosen serta istri karyawan untuk meningkatkan kesehatan, deteksi dini agar terhindar dari penyakit berbahaya seperti kanker serviks. Jika sudah diketahui sejak dini, maka dapat diatasi lebih awal", pungkasnya. [vicky]

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID