Prasetya Online

>

Berita UB

Paskah UB 2019: Kasih yang Tidak Mementingkan Diri Sendiri

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 02 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 716

Aksi Paskah Warga Kristiani KORPRI UB kepada SD Kristen Ngaglik, Malang
Aksi Paskah Warga Kristiani KORPRI UB kepada SD Kristen Ngaglik, Malang
Kasih yang tidak mementingkan diri sendiri. Demikian sub tema perayaan Paskah Universitas Brawijaya (UB), Selasa (30/4/2019). Dalam kesempatan ini, Danang Hariyanto, S.E., M.Pd mengajak umat Kristiani Universitas Brawijaya untuk melakukan refleksi, apakah di kampus atau dalam kehidupan bermasyarakat kita sudah menjadi pribadi yang mencerminkan kasih Tuhan, yaitu pribadi yang dapat mengendalikan diri, dan mendamaikan.

"Apa yang keluar dari dalam diri kita, baik ucapan atau perbuatan, mencerminkan apa yang sudah masuk ke dalam diri kita, seperti apa yang kita dengar atau apa yang kita lihat. Untuk itu penuhilah diri kita dengan hal-hal yang baik, sehingga akan terpancar kebaikan dari dalam diri kita," ujar pengajar di Charis National Academy ini.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Widyaloka ini diikuti oleh segenap mahasiswa, dosen, dan karyawan UB. Dalam kesempatan ini, Umat Kristiani Warga Korpri UB juga memberikan Aksi Paskah berupa bantuan dana kepada SD Kristen Ngaglik, Malang.

Di akhir acara, Pembina Unit Aktivitas Kerohanian Kristen (UAKK) Kotok Gurito, SE menyampaikan, Paskah mengingatkan umat Kristiani pada kuasa kebangkitan. "Kuasa kebangkitan harus selalu melekat dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan, sekolah, semuanya. Jika kita sedih atau sakit, ingat kuasa kebangkitan, maka kita akan semangat dan sembuh," tuturnya. Tak lupa ia berpesan kepada warga Kristiani UB untuk selalu taat dalam pekerjaan, pelayanan, dan ibadah. [Irene] 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID